edisiana.com – Liverpool diperkirakan akan mengalami nasib yang sama dengan Manchester United bila ditinggalkan Jurgen Klopp. Jatuh dan sulit menemukan masa jayanya lagi.
Masa kepemimpinan Jurgen Klopp di Liverpool mengantarkan klub tersebut mencapai titik tertinggi di zaman modern.
The Reds berhasil menyabet tropi Champions, Premier League, FA dan bahkan Carabao. Namun bila Klopp hengkang diprediksi gelar- gelar itu sulit untuk digapai. Bahkan bisa turunke titik terendah.
Klopp bergabung dengan Liverpool pada tahun 2015. Sembilan tahun kariernya di klub ini merupakan salah satu masa tugas terlama dalam sejarah Premier League.
Dia, hanya dikalahkan oleh Sir Alex Ferguson yang 27 tahun di Manchester United, sementara 22 tahun Arsene Wegner di Arsenal, dan 11 tahun David Moyes di Everton.
Pada musim pertama Klopp, tim kalah di final Piala Liga dan Liga Europa. Tapi hadiah yang lebih besar menyusul. Kemajuan dari tahun ke tahun membuat klub mencapai dua final Liga Champions berturut-turut.
Dan meraih trofi di musim 2018-19, sebelum mendapatkan gelar Liga Premier pertama mereka pada tahun berikutnya.
Jarang ada manajer yang berada di satu klub selama Klopp berada. Dan bahkan lebih jarang lagi ada klub yang mampu mempertahankan kesuksesannya dalam jangka pendek setelah manajer lamanya pergi.
Michael Owen telah memperkirakan mantan gelandang Liverpool Xabi Alonso akan menggantikan Klopp. Sedangkan nama-nama seperti Roberto De Zerbi, Julian Nagelsmann, Zinedine Zidane dan Steven Gerrard juga telah dimasukkan ke dalam daftar tersebut.
Suara-suara dari dalam ruang ganti Liverpool sejak pengumuman mengejutkan Klopp hanya menambah ketakutan para penggemar akan masa depan yang tidak pasti.
Begitu juga dengan kapten Virgil Van Dijk yang belum pasti bertahan bila Klopp pensiun dari Liverpool.
“Itu pertanyaan besar. Yah, aku tidak tahu. Klub akan mempunyai pekerjaan besar di tangan mereka. Hal itu sudah diketahui dengan baik. Untuk mengganti manajer dan tidak hanya mengganti manajer, staf juga akan pergi, dan ada banyak hal yang akan berubah,” terang Van Dijk.
“Jadi klub mempunyai pekerjaan besar dan saya sangat penasaran arah mana yang akan diambil,” imbuh bek berdarah Indonesia itu.
Meskipun ia telah berusaha untuk mengklarifikasi komentar tersebut. masa depan Liverpool masih belum pasti. Staf pelatih Klopp akan pergi bersamanya, begitu pula direktur olahraga Jorg Schmadtke.
Kepergian para manajer sukses sebelumnya dari raksasa Liga Premier menunjukkan bahwa Liverpool mempunyai pekerjaan besar untuk menghindari kemerosotan dalam waktu dekat.
Buktinya adalah Manchester United. Sejak ditinggalkan Sir Alex Ferguson sangat sulit menemukan masa jayanya. Padahal sudah dicoba dengan berbagai manajer, mulai Luis Van Gaal sampai saat Erik Ten Hag belum ada meraih gelar Liga Inggris.
Akankah Liverpool mengalami hal yang sama? Kita lihat nanti.(maq)











