edisiana.com – Brighton & Hove Albion akan menjamu juara bertahan Manchester City dalam laga pekan ketiga Liga Primer Inggris yang dijadwalkan berlangsung di Amex Stadium, Minggu malam, pukul 20.00 WIB. Kedua tim sama-sama membawa misi kebangkitan setelah menelan kekalahan dua gol di laga sebelumnya.
Manchester City masih belum bisa lepas dari “kutukan Hotspur” setelah dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Etihad Stadium pekan lalu. Padahal, anak asuh Pep Guardiola sebelumnya tampil meyakinkan dengan membantai Wolverhampton Wanderers 4-0 pada laga pembuka.
Namun, performa gemilang di Molineux tak berarti banyak saat Tottenham datang bertandang. Gol Brennan Johnson dan Joao Palhinha – yang tercipta akibat kesalahan kiper James Trafford – membuat The Sky Blues kehilangan momentum. Cedera yang dialami rekrutan anyar Rayan Ait-Nouri di babak pertama turut memperparah malam kelabu bagi City.
Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri catatan 11 pertandingan tak terkalahkan City di Liga Primer, serta membuat mereka kini tertinggal tiga poin dari pesaing utama dalam perburuan gelar, Arsenal dan Liverpool.
Meski demikian, City datang ke Amex dengan modal kuat berupa catatan tandang impresif. Dalam lima laga tandang terakhir mereka di Liga Primer, City tak terkalahkan dan selalu mencatatkan clean sheet. Satu clean sheet lagi akan mencatatkan sejarah baru, karena mereka belum pernah meraih enam kali nirbobol tandang secara beruntun di liga.
Di sisi lain, Brighton juga datang dengan performa yang perlu diperbaiki. Kekalahan dari Everton di kandang barunya, Stadion Hill Dickinson, serta hasil imbang dramatis melawan Fulham pada laga pembuka, membuat awal musim ini terasa berat bagi skuad asuhan Fabian Hürzeler.
Melansir Sport Mole, dalam 15 tahun terakhir, Brighton hanya sekali gagal memenangkan tiga laga pembuka mereka – yaitu pada musim debut mereka di Liga Primer 2017/18.
Namun, The Seagulls menunjukkan respons positif di ajang Piala Liga (EFL Cup) tengah pekan lalu dengan menghancurkan Oxford United 6-0, berkat dua gol dari bintang muda Stefanos Tzimas.
Menariknya, Brighton memiliki catatan cukup baik saat menghadapi Manchester City musim lalu, dengan meraih empat poin dari dua pertemuan.
Jika Hürzeler kembali mampu meredam Guardiola, ia akan menjadi manajer kedua yang tidak terkalahkan dalam tiga pertemuan pertamanya melawan pelatih asal Spanyol tersebut, setelah Ronald Koeman.
Pertandingan ini pun dipastikan akan menjadi salah satu laga yang paling dinanti pekan ini, mempertemukan dua tim yang sama-sama mengincar kebangkitan dan kembali ke jalur kemenangan.(maq)









