Deretan Eks Bintang Premier League Juga Terlilit Utang Setelah Pensiun

Brown saat bersama tim Manchester United kala masa jayanya. Foto: via Daily Express

edisiana.com – Masa pensiun tidak selalu berjalan mulus bagi para pesepak bola top. Sejumlah mantan bintang Premier League justru menghadapi masalah keuangan setelah gantung sepatu. Salah satunya adalah mantan bek Manchester United, Wes Brown.

Brown merupakan bagian dari generasi emas Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.

Dia juga menjadi anggota skuad yang meraih treble winners pada 1999 serta berkontribusi dalam kesuksesan Setan Merah menjuarai Liga Champions 2008.

Dalam partai final melawan Chelsea, Brown bahkan mencatat assist untuk gol Cristiano Ronaldo.

BACA JUGA:  Kante Tolak Kontrak Baru

Namun, melansir Daily Express menyebutkan kehidupan Brown berubah setelah pensiun. Serangkaian investasi yang gagal dan minimnya pendampingan dalam mengelola kekayaan membuat kondisi finansialnya terpuruk.

Padahal, saat masih aktif bermain, Brown disebut pernah menerima gaji hingga 50 ribu poundsterling per pekan. Meski demikian, mantan pemain berusia 46 tahun tersebut kini dikabarkan mengalami kesulitan keuangan.

Brown bukan satu-satunya mantan pesepak bola yang menghadapi persoalan serupa. Legenda Liverpool John Barnes juga beberapa kali menghadapi permohonan kebangkrutan dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA:  Simeone Ogah Salaman dengan Klopp, Kenapa Ya?

Kasus terbaru muncul tahun lalu ketika Barnes disebut memiliki utang yang belum dibayar mencapai 1,5 juta poundsterling.

Sementara itu, mantan pemain Manchester City Trevor Sinclair resmi dinyatakan bangkrut pada Juni 2025. Keputusan tersebut diambil setelah Sinclair gagal melunasi tagihan pajak yang nilainya melebihi 36 ribu poundsterling.

Deretan kasus tersebut menjadi gambaran bahwa karier gemilang dan pendapatan besar saat masih bermain tidak selalu menjamin kestabilan finansial setelah pensiun.

BACA JUGA:  Ke City atau PSG, Messi?

Pengelolaan keuangan yang tepat menjadi tantangan penting bagi para atlet profesional ketika meninggalkan dunia olahraga.(maq)