El Clásico Wanita: Madrid Dihajar 0-3 dan Aroma Barça Meraih Gelar Semakin Nyata

Pemain Barça merayakan kemenangan El Clasico. Foto: via MD

edisiana.com – Dominasi tanpa ampun kembali ditunjukkan oleh FC Barcelona Femení dalam panggung El Clásico. Kali ini, korban mereka adalah Real Madrid Femenino yang dipaksa menyerah 0-3 pada pekan ke-24 Liga F.

Sejak peluit awal, Barcelona memainkan sepak bola yang nyaris sempurna—mengalir, presisi, dan penuh kontrol.

Skenario yang sudah berulang kali terlihat musim ini, baik di Supercopa, Copa de la Reina, Liga Champions, hingga LaLiga, kembali terulang dengan pola yang sama.

BACA JUGA:  Rekam Jejak Pep Membingungkan, tapi Tahu Cara Memenangkan Pertandingan

Blaugrana terlalu kuat untuk ditandingi.
Madrid datang dengan ekspektasi lebih kompetitif, namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Mereka bahkan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran—sebuah statistik yang menggambarkan betapa solidnya lini pertahanan Barcelona sekaligus betapa dominannya permainan tim tamu.

Gol pembuka lahir dari kaki Ona Batlle, disusul sentuhan magis dari sang kapten Alexia Putellas yang kembali menunjukkan kelasnya.

Penderitaan Madrid ditutup oleh gol bunuh diri dari Rimantadine Lakrar, memastikan skor akhir 0-3 yang terasa bahkan lebih timpang dari angka di papan skor.

BACA JUGA:  Karena Gudang Uang, Haaland Diyakini Pindah ke Liga Premier League

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin—ini adalah pernyataan. Barcelona semakin dekat dengan gelar liga, hampir tanpa pesaing nyata di jalurnya.

Kini, euforia berlanjut ke tantangan berikutnya. Para culers sudah mengarahkan pandangan ke Camp Nou, Kamis depan, untuk leg kedua perempat final Liga Champions.

Dengan performa seperti ini, harapan untuk kembali menyajikan malam magis di hadapan publik sendiri bukan sekadar mimpi—melainkan ekspektasi.(maq)