Bola  

Pep Guardiola: Saya Bukan Pesulap

Pep Guardiola menarik Rayan Cherki saat menjalani debutnya. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Pep Guardiola yakin langit Manchester mulai cerah. Awan kabut itu perlahan menghilang. Namun sang jenius tak mau berpura-pura: ia belum menemukan mantra ajaib untuk menghidupkan kembali Manchester City sepenuhnya.

“Manajer bukan pesulap.Mereka tidak menjentikkan jari lalu semuanya menjadi jelas,” tegas Pep, dikutip dari BBC pada hari ini.

Kata-kata itu bukan pembelaan, melainkan pengakuan jujur dari pelatih yang terbiasa menang. Guardiola tahu, proses tidak selalu instan—bahkan untuk dirinya sendiri.

BACA JUGA:  Walker Absen di Latihan Manchester City

“Terkadang butuh waktu. Musim lalu, berapa kali Anda melihat saya di sini menilai dan mengkritik klub?” lanjutnya.

Pep mengakui City sempat tersesat. Performa musim lalu meninggalkan luka dan tanda tanya. Tapi kini, ia merasa fase tergelap itu sudah dilewati. “Saya sudah melewati masa jelek itu. Sekarang kami kembali ke performa apik,” katanya dengan keyakinan.

Namun Guardiola juga menunjuk sesuatu yang lebih besar dari sekadar taktik. “Ini bukan tentang Anda. Ada sesuatu yang kabur di Manchester, di sekitar pusat pelatihan kami. Kami melewatkan sesuatu.”

BACA JUGA:  Krisis Napoli: Conte Soroti Mentalitas Pemain Usai Kalah dari Bologna

Sebuah pengakuan langka. Sebuah refleksi mendalam.

Sementara itu, perburuan gelar kembali memanas. Arsenal merebut kembali puncak klasemen usai menang 2-1 atas Brighton. Tapi City menolak menyerah. Kemenangan 2-1 atas Forest membuat mereka hanya tertinggal dua poin.

Kabut mungkin belum sepenuhnya lenyap.
Namun satu hal jelas: Manchester City masih bernapas. Dan Guardiola belum menyerah.(maq)