Manchester United Mulai Kehilangan Kesabaran, Xavi Hernandez Masuk Radar Gantikan Amorim

Ten Hag dan Xavi Hernandez saat bertemu di Liga Eropa. Foto: via Daily Mail

edisiana.com  – Masa depan manajer Manchester United, Rúben Amorim, semakin tidak menentu setelah rentetan hasil buruk terus berlanjut. Manajemen klub disebut mulai kehilangan kepercayaan dan kini mempertimbangkan sejumlah nama sebagai pengganti, termasuk mantan pelatih Barcelona, Xavi Hernandez.

Amorim belum mampu membawa perubahan signifikan sejak ditunjuk menggantikan Erik ten Hag pada November lalu.

Ia hanya mampu meraih 33 poin dari 34 pertandingan liga – catatan yang memperburuk posisi United di papan tengah klasemen.

Kekalahan 1-3 dari Brentford pada akhir pekan lalu semakin memperbesar tekanan. Sejumlah laporan menyebut bahwa sebagian besar penggemar Setan Merah menyerukan pemecatan Amorim. Mantan gelandang timnas Inggris, Joe Cole, juga turut menyuarakan pendapat serupa.

BACA JUGA:  Man City Kontrak Penyerang Sayap dari Brasil

Menurut laporan yang dilansir MetroSports, Senin ini, manajemen United disebut telah mulai menyusun daftar calon pelatih baru, jika keputusan untuk berpisah dengan Amorim akhirnya diambil.

Nama-nama seperti Sir Gareth Southgate, Oliver Glasner, dan Andoni Iraola telah dikaitkan dengan kursi panas di Old Trafford.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah Xavi Hernandez. Mantan pelatih Barcelona itu saat ini berstatus tanpa klub dan dinilai sebagai kandidat ideal oleh beberapa pihak internal klub.

BACA JUGA:  Pep: Memang Kami Tidak Layak Menang

Meskipun begitu, sejumlah pejabat klub masih menepis rumor bahwa pengganti sudah disiapkan, setidaknya untuk saat ini.

Dalam pernyataannya usai kekalahan dari Brentford, Amorim mengaku tak gentar dengan potensi pemecatan. “Saya tidak pernah khawatir tentang pekerjaan saya – saya bukan orang seperti itu. Itu bukan keputusan saya. Saya akan melakukan yang terbaik setiap menit saya di sini,” ujar Amorim.

Dengan performa tim yang belum menunjukkan tanda-tanda membaik, masa depan Amorim di Manchester United tampaknya hanya tinggal menunggu waktu—kecuali ia mampu membalikkan keadaan dalam waktu dekat.(maq)