Jose Mourinho Hadapi Musim Terjal

Jose Mourinho mulai mendapat tekanan. Foto: Getty via MetroSports

edisiana.com – AS Roma, tim asuhan Jose Mourinho menghadapi jalan terjal pada musim. Terakhir kalah 4-1 melawan Genoa. Kini pun klub tersebut di zona degradasi Serie A.

Mourinho membimbing Roma ke final Eropa berturut-turut, memenangkan Liga Konferensi Europa pada tahun 2022 dan kalah dari Sevilla di final Liga Europa awal tahun ini.

Namun dengan klub yang berada di urutan ke-16 di Serie A, tekanan terus meningkat. Bahkan kepada Mourinho sendiri sebagai manajer yang sangat bertanggung jawab.

“Ini juga merupakan awal musim terburuk saya sebagai pelatih. Namun saya rasa Roma belum pernah tampil di dua final Eropa berturut-turut (sebelum musim lalu),” kata Mourinho seperti dilansir MetroSports pada hari ini.

Roma hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan liga sejauh ini. Sementara daftar cedera yang terus bertambah tidak membantu perjuangan Mourinho, terutama di lini pertahanan.

“Ketika kami kehilangan pemain tertentu, kami kurang solid. Namun, jika dikatakan melemahnya soliditas kami karena absennya pemain ini atau itu, tidaklah tepat,” tambahnya.

“Kurangnya stabilitas pertahanan kami disebabkan oleh tim secara keseluruhan – apa yang terjadi ketika kami kehilangan penguasaan bola dan ketika kami terjatuh lebih dalam,” tambahnya.

Mourinho menlanjutkan, dengan jadwal pada Roma tidak ada gunanya memikirkan masalah mereka.

Roma akan bermain melawan Frosinone Calcio pada hari Minggu, diikuti dengan pertandingan Liga Europa melawan tim Swiss Servette minggu depan.

“Inilah skuad yang kami miliki, baik dalam kondisi baik maupun buruk. Kami harus bergerak maju dan tidak ada waktu untuk mengeluh,” ucap Mou sapaan akrabnya.

Menurutnya, timnya akan bekerja keras mulai besok menjelang pertandingan berikutnya. Tiga poin akan dipertaruhkan agar bisa terhindar dari zona degradasi.

“Dan kami belum berada di wilayah tembakan enam angka, namun ini adalah pertandingan besar bagi kami saat ini,” tutupnya.(maq)

BACA JUGA:  Saha Tetap Jagokan Arsenal Rebut Tropi Liga Inggris