edisiana.com – Kapten Amerika Serikat, Lindsey Horan mengatakan pengamat bola di negaranya terlalu berisik terhadap penampilan timnya di Piala Dunia Putrì dì Australia. Padahal timnas Amerika lolos 16 besar.
Negara peringkat teratas di dunia memiliki turnamen yang mengecewakan pada pertandingan Piala Dunia kali ini. Amerika hanya lolos ke babak 16 besar dengan hasil seri melawan Portugal.
Hasil itu menuai kritik dari penggemar dan mantan pemain, termasuk pemenang Piala Dunia AS dua kali Carli Lloyd. Llyod mengatakan taktik itu terlalu bisa terbaca.
Lindsey Horan pun kesal dengan komentar seniornya. “Itu berisik tau,” kata Horan dinukil dari BBC pada Kamis ini, 3 Agustus. 
Lloyd, juga pernah juara Olimpiade dua kali, menuduh tim Vlatko Andonovski bermain sebagai individu usai juara dunia empat kali itu nyaris tersingkir oleh tim Portugal yang membentur tiang pada menit akhir.
“Mereka beruntung tidak pulang,” ujarnya dì Fox Sports. Lloyd menilai timnas Amrik tidak ada semangat untuk memenangkan pertandingan di babak penyisihan.
“Mereka tidak lagi ingin menang sementraa kami menginginkan segala sesuatu yang datang dengan kemenangan, dan kami pikir kami dapat memenangkan pertandingan,” jelas Llyod.
“Saya tidak mengatakan Anda tidak bisa mendapatkan semua itu, tetapi Anda harus tetap rendah hati selama proses berlangsung, karena mereka hampir saja tersingkir dari Piala Dunia,” pungkasnya.(maq)
Lindsey Horan: Lloyd, Itu Berisik, Tau!









