Emma Raducanu Kembali Tersingkir, Kali Ini di Tangan Iga Swiatek di Roland Garros

Emma Raducanu kembali kalah. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Setelah kekalahan menyakitkan di Melbourne, Emma Raducanu kembali menelan pil pahit di Paris. Harapannya untuk melangkah jauh di Roland Garros pupus setelah dihentikan oleh Iga Swiatek, yang kembali membuktikan dominasinya di lapangan tanah liat dengan kemenangan telak 6-1, 6-2 di babak kedua.

Jika ada hal positif yang bisa diambil dari hasil ini, mungkin hanya bahwa kekalahan ini sedikit lebih baik dibanding pertemuan terakhir mereka di Australia Terbuka, yang berakhir 6-1, 6-0 untuk Swiatek.

Namun catatan head-to-head keduanya tetap suram bagi Raducanu: lima kali bertemu, lima kali kalah, tanpa pernah memenangi satu set pun.

BACA JUGA:  Prediksi Rooney: Inggris Menang 2-1

“Ini pertandingan yang sangat sulit. Awalnya cukup ketat — saya bahkan sempat punya break point di gim pertama — tapi seiring waktu, dia semakin percaya diri. Saya merasa sedikit terekspos,” ujar Raducanu seusai laga seperti dilansir Daily Mail pada Kamis ini.

Bagi Raducanu, ini adalah pengalaman pertamanya tampil di Philippe Chatrier — pusat dari Roland Garros dan kandang bagi Swiatek, sang juara bertahan.

Atmosfer tersebut, akunya, membuatnya agak gugup. “Saya merasa sedikit tidak nyaman di luar sana,” tambah pemain berusia 22 tahun itu.

BACA JUGA:  Tiket Ludes, Messi Unjuk Gigi, Cetak Gol Menakjubkan

“Tapi ini akan menjadi pengalaman yang bagus jika saya bermain di lapangan itu lagi di masa depan,” ujarnya.

Statistiknya melawan pemain top delapan dunia juga menunjukkan betapa curamnya tanjakan yang masih harus didaki Raducanu. Dari 12 pertemuan, ia hanya mengemas satu kemenangan dan 11 kekalahan — 10 di antaranya dalam dua set langsung.

Menjelang pertandingan ini, Raducanu sempat berbicara tentang upayanya menjembatani kesenjangan antara dirinya dan para petenis papan atas dunia. Namun, jika penampilan kali ini menjadi tolok ukur, tampaknya jembatan yang ia butuhkan masih harus dibangun jauh lebih kokoh dan panjang.(maq)