edisiana.com – Antony menjadi sorotan tajam setelah penampilannya yang mengecewakan bersama Real Betis dalam final Liga Konferensi Eropa melawan Chelsea. Meski sempat unggul, tim asal Spanyol itu akhirnya takluk di Polandia dari wakil Inggris tersebut.
Pemain pinjaman dari Manchester United itu sebelumnya berperan penting dalam perjalanan Betis menuju partai puncak. Salah satu momen paling mengesankan adalah ketika Antony mencetak gol spektakuler yang menyingkirkan Fiorentina di semifinal.
Dan salah satu dari beberapa kontribusi krusialnya di lini serang. Selama masa peminjamannya, pemain asal Brasil ini tampak mulai menemukan kembali performa terbaiknya.
Namun, penampilannya di laga final jauh dari harapan. Mantan bek Chelsea, Frank Leboeuf, menyampaikan kritik pedas terhadap Antony.
Ia menilai bahwa pemain 24 tahun itu kembali menunjukkan performa buruk seperti yang sering terlihat selama berseragam Manchester United.
“Saya memang tidak terlalu mengikuti La Liga kecuali laga-laga besar, tapi saya sempat berpikir Antony mulai mengalami peningkatan. Sayangnya, malam ini saya melihat hantu yang biasa bermain untuk Manchester United. Satu-satunya hal yang ia lakukan hanyalah bertengkar dengan Enzo Fernandez,” terang Lebouef diikutip dari Mirror pada hari ini.
Leboeuf melanjutkan kritiknya dengan menyebut bahwa gaya bermain di sepak bola Inggris tampaknya tidak cocok untuk Antony.
“Sayangnya bagi Betis, kita tidak melihat versi terbaik Antony yang tampil bagus selama masa peminjamannya. Dia harus menjauh dari sepak bola Inggris. Jangan bermain melawan tim Inggris, dan jangan bermain untuk klub mana pun di Inggris. Itu bukan tempatnya,” tambahnya.(maq)










