Bola  

Makna Logo Euro 2024 di Jerman

Setiap warna dan tulisan di logo Euro 2024 ini memiliki arti maknanya sendiri. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Kejuaraan Eropa yang berlangsung di Jerman antara 14 Juni dan 14 Juli. Menjelang kompetisi itu dibuka logo Euro 2024 tak lepas dari perhatian pencinta bola. Tapi apa sih artinya dari logo tersebut?

Penyelenggara berharap logo tersebut dapat membantu mempromosikan keberagaman dan menyatukan para penggemar sepak bola untuk turnamen yang akan berlangsung selama sebulan ini.

Melansir MetroSports, Rabu ini, menyebutkan Logo Euro 2024 dirancang dengan warna bendera 55 asosiasi anggota UEFA. Susunan 24 segmen berwarna, satu untuk masing-masing dari 24 tim yang mengikuti turnamen musim panas ini .

BACA JUGA:  Los Blancos Ketar Ketir, Mesin Golnya Cedera

Kemudian mencerminkan bentuk atap Olympiastadion, yang akan menjadi tuan rumah final pada 14 Juli.

Bagian tengah logo menampilkan Piala Henri Delaunay yang ikonik, yang diambil dari nama Sekretaris Jenderal UEFA yang pertama. Ia, yang menciptakan gagasan Kejuaraan Eropa tetapi meninggal lima tahun sebelum edisi pertama pada tahun 1960.

Menurut UEFA, logo Euro 2024, sebagai bagian dari merek turnamen yang lebih luas, mempromosikan Euro di mana semua orang merasa diterima dan keberagaman dirayakan.

Pengerjaan brand Euro 2024 yang merupakan hasil kolaborasi antara UEFA, Asosiasi Sepak Bola Jerman, dan sepuluh kota tuan rumah ini dimulai pada tahun 2018. Dan akhirnya dikembangkan oleh agensi kreatif VMLY&R Branding yang berbasis di Portugal.

BACA JUGA:  Diaz Selamatkan Liverpool di Saat Ayahnya Ditahan Penculik

Logonya sendiri diresmikan pada pertunjukan cahaya yang menakjubkan di Olympiastadion pada Oktober 2021, dihadiri oleh Presiden UEFA Aleksander Čeferin dan sejumlah pejabat termasuk direktur turnamen EURO 2024 dan legenda sepak bola Jerman Philipp Lahm.

Masing-masing dari sepuluh kota tuan rumah juga memiliki logo kota uniknya sendiri, yang menampilkan landmark terkenal dari cakrawalanya.

BACA JUGA:  Conte Ucapkan Salam Perpisahan Lewat Medsos

Berlin memilih Gerbang Brandenburg, misalnya, dan Munich memilih Frauenkirche, aula gereja terbesar di dunia.(maq)