Klopp Sindir Tiga Rival Liverpool di Acara Perpisahan

Jurgen Klopp di acara perpisahan dengan klubnya Liverpool. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Jurgen Klopp menyindir tiga klub rivalnya di malam perpisahan dengan Liverpool pada Selasa malam waktu setempat. Mulai dari Manchester City, Chelsea dan juga United.

“Jika Anda mengatur parade bus, saya ikut. Berapa lama, saya tidak peduli berapa lama,” sindiran Klopp seperti dilansir Daylimail yang dituju kepada Manchester City atas 115 tuduhan pelanggaran peraturan keuangan Liga Premier.

Sebab jika terbukti dua gelar yang diperoleh di periode tersebut akan diserahkan kepada Liverpool. Karena berada di posisi dua sebelum Arsenal mengambil mister Runner up.

Klopp kemudian mengalihkan perhatiannya ke Chelsea, dengan merujuk pada kepergian Mauricio Pochettino baru-baru ini. 

BACA JUGA:  Argentina Hajar UEA Sampai 5-0

Manajer asal Argentina ini berhasil membawa The Blues ke posisi keenam dan satu tempat di Liga Europa meskipun timnya masih muda dan kurang pengalaman.

Dan itu merupakan pencapaian besar berdasarkan performa mereka di pertengahan musim. Namun pekan lalu dia meninggalkan klub atas persetujuan bersama, meninggalkan klub London barat.

Sekarang Chelsea mencari manajer baru, Enzo Maresca menjadi yang terdepan  setelah mengadakan pembicaraan dengan pihak klub. 

“Kami seharusnya sangat senang karena kami memiliki mereka (Fenway Sports Group) dan bukan orang-orang yang membeli klub-klub London. Saya tidak akan bertahan satu tahun pun di Liverpool (bersama mereka),” ucapnya menambahkan.

“Akhirnya mereka (Chelsea) memainkan sepak bola yang semua orang berpikir “Oh, mereka mungkin akan kembali” dan kemudian mereka memecat manajernya,” sambung mantan manajer Dortmund itu.

BACA JUGA:  Leeds Incar Tyler Adams

“Pemilik merasa bertanggung jawab terhadap klub. Apakah mereka yang terbaik di dunia? Saya tidak tahu, saya tidak bisa mengatakannya. Tapi mereka bekerja sangat keras. Saya merasa didukung,” ia melanjutkan.

Akhirnya giliran musuh bebuyutan Man United, yang tampaknya mendapat ketidaksetujuan dari Klopp atas penanganan mereka terhadap Jadon Sancho,

Pelatih asal Jerman tersebut juga menyindir Manchester United. Alih-alih meminjamkan sang pemain, menurut dia, tugas United seharusnya adalah membantu membina sang pemain kembali ke performa terbaiknya di Old Trafford.

“Jika seluruh dunia kehilangan kepercayaan dan kepercayaan terhadap pemain, manajer harus menjadi orang yang berada di belakang pemain tersebut,” tutur Klopp.

BACA JUGA:  Bos Everton Pilih Pereira, Lampard dan Rooney Ditolak

“Saya tidak bisa begitu saja percaya bahwa dia tidak berguna. Seperti yang dilakukan klub lain, membeli pemain seharga £80 juta dan kemudian meminjamkannya!” pungkasnya.(maq)