30 Pimpinan Perusahaan Suzhou Hunan Kunjungi BP Batam
edisiana.com – Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan BP Batam tentunya akan membuka peluang investasi yang sebesar-besarnya dari perusahaan asal Tiongkok. Sebab, Tiongkok merupakan penyumbang investasi terbesar kedua Kota Batam setelah Singapura.
Yang mana pada tahun 2023 lalu, ia menambahkan Tiongkok mencatatkan investasi sebesar USD 46,42 juta dengan 137 proyek di Kota Batam.
“Jadi kehadiran mereka ke Batam, mereka ingin mengetahui regulasi dalam berinvestasi di Kota Batam, mengenai tenaga kerja, hingga mengenai keluar masuk orang di pintu imigrasi,” kata Tuty usai menerima kunjungan 30 pimpinan perusahaan yang tergabung dalam Suzhou Hunan Business Association, Rabu, 27 Maret.
Di acara pertemuan itu Tuty didampingi Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan Suhari di Marketing Canter BP Batam.
Ariastuty menyambut baik terkait dengan rencana puluhan perusahaan asal Tiongkok ini melihat potensi pengembangan usahanya di Kota Batam.
Sebagaimana diketahui, pada awal pengembangan Batam industri manufaktur menjadi penopang utama perekonomian. Sehingga, industri yang berorientasi ekspor serta bernilai ekonomi tinggi ini terus dikembangkan oleh BP Batam.
“Hal ini sesuai dengan komitmen dari bapak Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk terus meningkatkan perekonomian Kota Batam yang muaranya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya menegaskan.
Sementara, Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan Suhari menyambut baik pertemuan kali ini. Menurutnya, Kota Batam merupakan daerah strategis untuk menanamkan modal investasi.
“Kita berharap investasi mereka bisa terealisasi secepatnya,” ucapnya. (maq)











