Inter Menang, Tapi Tak Lolos Langsung: Nerazzurri Tersenyum Pahit di Jerman

Kemenangan Inter Milan tidak bisa menyelamatkan mereka yang tersingkir dari liga Champions. Foto: via MD

edisiana.com – Inter Milan pulang dari Jerman dengan kemenangan 2-0, namun tanpa hadiah terbesar. Tiga poin diraih, tetapi tiket langsung ke babak 16 besar Liga Champions tetap melayang. Malam yang terasa manis sekaligus pahit bagi Nerazzurri.

Duel dua mantan raja Eropa pada Rabu malam berubah menjadi pertarungan saraf. Inter dan Borussia Dortmund sama-sama datang dengan satu misi: mengamankan tempat di fase gugur.

Intensitas tinggi, peluang silih berganti, dan ketegangan terasa sejak menit pertama.

Ancaman pertama datang dari Dortmund. Serhou Guirassy lolos tanpa kawalan di depan gawang setelah sepak pojok.

BACA JUGA:  Zidane Menolak, MU Beralih Lobi Potter

Stadion menahan napas—namun sepakannya justru mengarah lurus ke pelukan Yann Sommer. Sebuah peluang emas yang terbuang.
Inter merespons.

Yann Bisseck hampir membuka skor lewat tembakan keras dari sisi berlawanan, bola meleset tipis, hanya beberapa inci dari tiang gawang. Nerazzurri mendekat, tapi belum menggigit.

Masalahnya, Inter tak pernah benar-benar menemukan irama. Tim yang mengawali kampanye Eropa dengan empat kemenangan beruntun itu tampak kehilangan jati diri di tanah Jerman, setelah sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun.

Cristian Chivu bertaruh. Mencari gol pembuka, ia memasukkan Francesco Pio Esposito. Sang penyerang muda langsung mendapat peluang emas, namun Ramy Bensebaini muncul sebagai penyelamat Dortmund lewat tekel terakhir yang krusial.

BACA JUGA:  Brian Barry-Murphy, Murid Guardiola yang Siap Bawa Cardiff Bangkit

Ketika laga tampak akan berakhir tanpa gol, Inter akhirnya meledak di waktu tambahan.

Federico Dimarco, sang bek kiri, muncul sebagai pahlawan tak terduga. Sebuah gol yang memecah kebuntuan—dan seolah melepaskan semua frustrasi.

Dortmund runtuh. Karim Adeyemi kehilangan bola di area sendiri, sebuah kesalahan fatal. Diouf tak menyia- nyiakannya dan menggandakan keunggulan Inter.

Skor 2-0. Peluit panjang berbunyi.
Inter menang. Tapi Liga Champions tak memberi belas kasihan. Menurut BBC, mereka harus menjalani babak play-off yang dijalani bulan depan.

BACA JUGA:  Mbappe Protes Sama Manajer PSG

Nerazzurri harus puas dengan kemenangan tanpa kepastian, tersenyum pahit di malam Eropa yang kejam.(maq)