edisiana.com — Kejutan besar datang dari dunia sepak bola Skotlandia. Brendan Rodgers secara tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya sebagai manajer Celtic FC pada Senin malam, 27 Oktober pukul 22.00 waktu setempat. Keputusan mendadak ini dikabarkan berkaitan dengan perselisihan antara mantan pelatih Liverpool itu dan pemegang saham utama klub, Dermot Desmond.
Dalam pengumuman resmi yang disampaikan hanya beberapa menit sebelum pukul 10 malam, pihak klub mengonfirmasi bahwa Rodgers telah meninggalkan posisinya. Untuk sementara, Martin O’Neill dan Shaun Maloney ditunjuk sebagai pelatih interim untuk memimpin tim.
Keputusan ini datang hanya sehari setelah Celtic menelan kekalahan 1-3 dari Hearts di Tynecastle, hasil yang membuat mereka tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen.
Rangkaian hasil buruk di kompetisi domestik maupun Eropa disebut menjadi pemicu meningkatnya ketegangan antara Rodgers, dewan klub, dan para pendukung yang mulai kehilangan kesabaran.
Rodgers, yang kontraknya sejatinya baru akan berakhir di akhir musim, sebelumnya telah menyampaikan kritik terhadap manajemen klub. Ia menuding adanya kegagalan strategis dalam perekrutan pemain dan minimnya investasi selama jendela transfer musim panas.
Celtic sendiri diketahui hanya mengeluarkan dana sekitar £13,3 juta untuk pemain baru—kurang dari setengah pemasukan yang mereka peroleh dari penjualan sejumlah pemain kunci.
Selain itu, Rodgers juga menuduh adanya pejabat senior klub yang memberikan pengarahan negatif tentang dirinya kepada media, yang ia sebut sebagai tindakan pengecut.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika Dermot Desmond, pemegang saham mayoritas klub, secara terbuka menegur Rodgers. Desmond menyebut pernyataan publik sang manajer mengenai transfer sebagai “menyesatkan dan tidak akurat”.
“Saya ingin mengakui kontribusi Brendan selama dua periode jabatannya sebagai manajer, di mana ia membantu memberikan kesuksesan yang menjadi bagian dari sejarah modern klub,” ujar Desmond, dikutip dari Daily Mail.
“Namun sayangnya, perilaku dan komunikasinya dalam beberapa bulan terakhir tidak mencerminkan kepercayaan itu,” tambahnya.
Belum diketahui apakah Rodgers akan segera mencari tantangan baru di klub lain. Sementara itu, Celtic akan berupaya menstabilkan situasi tim di tengah krisis yang terjadi di Parkhead.(maq)










