edisiana.com – Lionel Messi terus menunjukkan ketajamannya di Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu kembali mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Jordania, mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling produktif sepanjang turnamen.
Hingga usai tiga pertandingan, Messi telah mengoleksi enam gol. Artinya, bintang Inter Miami tersebut rata-rata mencetak dua gol di setiap laga Piala Dunia 2026.
Jika mampu mempertahankan produktivitas itu hingga Argentina menjalani lima pertandingan berikutnya, Messi berpotensi menambah 10 gol lagi. Total, ia bisa mengakhiri turnamen dengan koleksi 16 gol.
Namun, menurut Sport Mole, bila mengacu pada rata-rata gol Messi sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia, proyeksinya lebih realistis. Dari total 19 gol dalam 29 pertandingan, Messi memiliki rata-rata 0,65 gol per laga.
Dengan hitungan tersebut, ia diperkirakan menutup Piala Dunia 2026 dengan sembilan gol dan mengoleksi 22 gol sepanjang kariernya di ajang empat tahunan itu.
Jumlah sembilan gol pun sudah cukup untuk mengantarkan Messi merebut Sepatu Emas. Sejak edisi 1970, tidak ada peraih gelar top skor Piala Dunia yang membutuhkan lebih dari 10 gol. Rekor tertinggi masih dipegang Gerd Müller yang mencetak 10 gol bersama Jerman Barat pada Piala Dunia 1970.
Menariknya, meski telah mengukir berbagai prestasi di Piala Dunia, Messi belum pernah memenangkan Sepatu Emas sebagai pencetak gol terbanyak. Selama ini, penghargaan individu yang berhasil diraihnya adalah Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen pada edisi 2014 dan 2022.
Dengan performa impresif yang ditunjukkan sejauh ini, peluang Messi untuk melengkapi koleksi prestasinya dengan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 terbuka lebar.(maq)











