Southgate Harus Jadi Si Raja Tega, Coret Kane, Foden dan Bellingham

Harry Kane yang menjadi andalan tim Inggris tampil di bawah performanya. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Didi Hamann meminta pelatih tim Inggris, Gareth Southgate menjadi Si Raja Tega. Dia harus mencoret nama pemain seperti Harry Kane untuk menghadapi Slovakia di babak sistem gugur Euro di Jerman.

Meski mengawali Euro dengan buruk, Inggris lolos ke babak sistem gugur sebagai juara Grup C. Mereka tetap mendapat favorit di babak 16 besar melawan Slovakia.

Dan diperkirakan di perempat final melawan Swiss atau pemenang Euro 2020 Italia. Saat Gareth Southgate  berupaya menginspirasi perjalanan yang tidak terduga ke final dan mengakhiri penantian 58 tahun negara tersebut untuk meraih trofi utama.

Pemilihan tim Southgate di Jerman telah mendapat pengawasan ketat dari mantan-mantan pemain timnas Inggris. Termasuk Deddi Hamann.

BACA JUGA:  Bos Brentford: Jika Mau Beli Toney, Harganya Mahal, Arsenal!

Hamann mengatakan Southgate harus membuat keberanian dengan mencoret nama top seperti Harry Kane, Jude Bellingham dan Phil Foden sebagai starter.

Mantan gelandang Liverpool, Bayern Munich dan Jerman ini juga menganggap para penggemar Inggris telah melihat penampilan terakhir Conor Gallagher meskipun bintang Chelsea itu tampil di ketiga pertandingan grup.

Gallagher, yang menjadi kapten Chelsea hampir sepanjang musim lalu, masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua melawan Serbia dan Denmark.

“Jika dia tetap berpegang pada pemain-pemain besar ini dan mereka jelas-jelas tidak tampil bagus, saya pikir ada alasan untuk mencoret mereka,” kata Hamann dikutip dari MetroSports pada Jumat ini.

BACA JUGA:  Kane Tinggal Tes Medis untuk Pindah ke Bayern

 “Saya pikir ada alasan untuk mencoret Foden, Bellingham, dan Kane,” tambah dia menegaskan.

Menurut Hamann, sebagai seorang manajer, jika Southgate ingin mendapatkan rasa hormat dari seluruh anggota skuad, dia harus mengejar pemain-pemain besar. Jika mengejar anak kecil, orang tidak akan menghormati dia.  

“Saya pikir masalah terbesarnya adalah; mereka memiliki Foden dan Bellingham di tim yang sama. Ini jelas tidak berhasil, tapi dia tidak punya botol untuk menjatuhkan keduanya,” jelasnya.

“Saya pikir dia harus mengeluarkan salah satu dari mereka, atau memindahkan Bellingham sedikit ke belakang, tapi dia tidak ingin melakukan ini karena untuk beberapa alasan dia berpikir Bellingham harus bermain di posisi di belakang Kane,” sambung dia.

BACA JUGA:  Aksi Apik! Timnas U-19 Inggris Bangkit dari Ketertinggalan 1-5, Tahan Imbang Jerman 5-5

Hal itu, ia melanjutkan akan memberi kesempatan untuk membawa Palmer, Gordon, dan juga Eze, serta lainnya. “Dia punya begitu banyak pemain. Jarrod Bowen masuk minggu lalu dan memberikan peluang untuk Kane dan dia tidak melakukannya,” ucapnya.(maq)