Bola  

Neymar Bikin Brasil Cemas! Absen di Latihan Perdana Jelang Piala Dunia 2026

Sebuah helikopter yang membawa timnas Brasil di tempat latihan yang ada juga Neymar di dalamnya. Foto: via MD

edisiana.com – Tanda tanya besar langsung menyelimuti kamp tim nasional Brasil. Di hari pertama pemusatan latihan menuju Piala Dunia 2026, Neymar justru belum terlihat di lapangan.

Sang bintang masih dibekap cedera, dan situasi ini mulai memicu kekhawatiran serius di dalam skuad Selecao.

Brasil menggelar sesi latihan perdana pada Rabu, 27 Mei 2026, di Teresópolis, markas pusat pelatihan berkinerja tinggi milik Federasi Sepak Bola Brasil (CBF). Seluruh pemain yang dipanggil mulai berkumpul di bawah komando pelatih anyar Carlo Ancelotti.

BACA JUGA:  Villarreal Kian Perkasa, Sevilla dan Girona Juga Amankan Kemenangan Tipis

Menurut MD, kedatangan skuad Brasil pun berlangsung spektakuler. Para pemain tiba menggunakan helikopter menuju kompleks latihan elite tersebut. Namun sorotan utama tentu tertuju kepada Neymar.

Kapten sekaligus ikon Brasil itu mendarat paling akhir dan datang sendirian. Meski sudah bergabung dengan skuad sejak diumumkan pekan lalu, pemain berusia 34 tahun tersebut ternyata belum bisa mengikuti latihan perdana bersama rekan-rekannya.

Situasi itu langsung memunculkan kecemasan besar. Bukan sekadar absensi biasa, federasi bahkan mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi Neymar yang dinilai masih belum sepenuhnya pulih.

BACA JUGA:  Barça Kembali ke Puncak dengan Tiga Gigitan Mematikan

Keraguan kini semakin besar: apakah sang nomor 10 akan benar-benar siap tampil di Piala Dunia 2026?

Bagi Brasil, kondisi Neymar jelas menjadi perhatian utama. Selecao datang ke turnamen dengan ambisi besar mengakhiri penantian panjang sejak terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 2002.

Dengan lima gelar dunia di lemari trofi, Brasil tetap menjadi tim tersukses dalam sejarah turnamen.

BACA JUGA:  Janji Presiden Barcelona: Kontrak Baru Lamine Yamal dengan Kenaikan Gaji dan Bonus Ballon d'Or

Namun tanpa Neymar dalam kondisi terbaik, mimpi itu bisa menjadi jauh lebih rumit.(maq)