Bola  

Mantan CEO Bayern: Selamat Guys!

Thomas Tuchel dalam jumpa pers pertama sebagai manajer Bayern Munich. Foto: Getty via MetroSports

edisiana.com – Kemenangan Beyern Munich dan meraih tropi Bundesliga ke-11 pada Sabtu malam akan selalu dikenang CEO Oliver Kahn. Bagaimana tidak, detik itu juga dia dipecat dan dilarang merayakan dengan para pemainnya.

Musim ini, Bayern tidak berjalan mulus menjalani liga. Ada empat kali Rotten disalip oleh rivalnya Barussia Dortmund dì puncak klasemen.

Sampai pertandingan akhir musim pada Sabtu, 27 Mei, tim asuhan Thomas Tuchel masih berada di tempat kedua di klasemen Bundesliga. Tapi hanya beda dua poin saja sama Dortmund.

Memasuki hari terakhir, Bayern harus menang dan saingan mereka tergelincir. Dan sepanjang Sabtu malam itu semuanya berjalan sesuai keinginan dengan tim Thomas Tuchel.

Bayern lebih awal unggul melawan Koln. SementaraDortmund tertinggal 2-0 dari Mainz dalam waktu 24 menit. Dan Sebastian Haller juga membuang peluang penaltinya.

Tapi Koln menyamakan kedudukan di Munich dengan penalti terlambat untuk mengembalikan gelar ke tangan Dortmund. Tapi Jamal Musiala yang mencetak gol kemenangan pada menit ke-89.

Dan kendati Dortmund menyamakan kedudukan, gol Musiala itu terbukti cukup bagi Bayern untuk menjuarai Bundesliga dengan selisih gol.

Terlepas dari kebahagiaan itu, Bayern tidak menunjukkan belas kasihan. Manajen Bayern langsung memecat Kahn dan sesama anggota dewan Hasan Salihamidžić.

Merekan nilai Kahn dan Hasan pada musim yang membuat kacau balau termasuk keputusan mengejutkan dan kontroversial untuk memecat manajer Julian Nagelsmann pada bulan Maret .

Namun demikian klub mengucapkan terimakasih atas komitmen Kahn yang telah banyak membantu klubnya.

“Dia akan selalu menjadi sosok hebat di FC Bayern. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depannya,” dalam pernyataan klub dikutip dari ESPN pada hari ini.

Mantan penjaga gawang Kahn menjadi kapten Bayern dari 1994 hingga 2008. Dalam media sosial dia secara mengejutkan mengungkapkan bahwa klub telah mencegahnya untuk bergabung dalam perayaan di Allianz Arena.

“Sulit dipercaya! Pujian besar dan selamat guys! Aku selalu bilang begitu!’ kata dia memposting di Twitter.

“Selalu berikan segalanya sampai akhir dan jangan pernah menyerah. Saya sangat bangga dengan Anda dan pencapaian ini! Saya ingin merayakannya dengan Anda, tapi sayangnya saya tidak bisa bersama Anda hari ini karena klub melarang saya,” terangnya lagi.(maq)

BACA JUGA:  Bayern Jual Jamal, Chelsea Dapat Rezeki Nomplok