Bayern Juara, Dortmund Menangis

Pelatih Dortmund, Edin Terzic saat bersama Bellingham menangis seusai klub gagal meraih gelar. Foto: Daylimail

edisiana.com – Borussia Dortmund menangis. Gelar Bundesliga gagal diraih mereka di pertandingan akhir musim ini pada Sabtu malam, 27 Mei.

Dortmund memimpin dengan dua poin memasuki hari terakhir musim ini. Namun mereka bermain imbang 2-2 di kandang Mainz. Sementara rivalnya Bayern menang 2-1 di Cologne, untuk menang selisih gol.

“Dortmund berharap untuk memenangkan gelar liga pertama mereka selama 11 tahun. Ini akan sulit dicerna. Ini akan memakan waktu lebih dari beberapa hari,” kata kapten Hummels seperti dilansir BBC pada Ahad ini.

Manajer Dortmund yang menangis Edin Terzic terlihat di depan tembok kuning klub saat para penggemar meneriakkan nama pelatih kelahiran Dortmund itu.

“Anda dapat melihat betapa sulit dan sulitnya olahraga yang kami cintai ini. Itu sangat menyakitkan – tidak akan ada akhir yang bahagia bagi kami tahun ini,” ucap Terzic.

Dortmund memimpin klasemen sudah empat kali musim ini. Dan setiap kali kehilangan poin dan Bayern menyalip untuk kembali ke puncak.

Balik ke laga Mainz versus Dortmund, pendukung tuan rumah sempat tercengang. Saat Mainz memimpin 2-0 di babak pertama. Sementara Sebastian Haller mendapat penalti yang diselamatkan oleh kiper tuan rumah.

Setelah membalaskan satu gol melalui Raphael Guerreiro, Dortmund mengira mereka bangkit. Apalagi mendengar Cologne menyamakan kedudukan melawan Bayern Munich dengan sembilan menit tersisa.

Titel juara hampir mendatangi Dortmund saat menyamakan kedudukan 2-2. Karena menang selisih gol dengan Bayern Munich. Tapi Munich memenangkan pertandingan. Jamal Musiala mencetak gol until mengamankan gelar untuk Bayern ke-11.

Gelandang Inggris Jude Bellingham yang mengalami cedera lutut, terekam mendorong kamera menjauh dari wajahnya saat ia meninggalkan lapangan sambil menangis.

Dan itu bisa menjadi pertandingan terakhir pemain berusia 19 tahun itu untuk Dortmund. Lantaran dikabarkan Real Madrid dalam pembicaraan lanjutan untuk tanda tangannya musim panas ini.

Gelandang Emre Can menambahkan, timnya telah memberikan segalanya sebagai sebuah tim. “Kami menginginkannya tetapi pada akhirnya kami tidak berhasil,” ujarnya.(maq)

BACA JUGA:  Frank Bilang Hentikan Kane untuk Melawan Hotspur