Bola  

Presiden Marseille Terkena Larangan 15 Pertandingan

Presiden Marseille Pablo Longoria terkena larangan mendampingi klubnya. Foto: via ESPN

edisiana.com – Presiden Marseille Pablo Longoria terkena larangan untuk menonton tim kesayangan sebanyak 15 pertandingan. Karena ia menuduh wasit Prancis melakukan korupsi.

Longoria berang menyusul klubnya menelan kekalahan 3-0 di Auxerre. Menurutnya, keputusan yang diambil wasit sangat merugikan timnya dan Marseille menjadi korban dari rencana yang terorganisir.

Dan komentar tersebut dikritik keras oleh serikat wasit, dan Longoria lalu meminta maaf.

BACA JUGA:  Kevin De Bruyne Hanya 36 Menit Bela City

Menurut ESPN, komisi disiplin liga Prancis dalam pernyataan mengatakan larangan tersebut mencakup seperti duduk di bangku cadangan dan akses ke ruang ganti serta terowongan, lapangan, dan semua area lainnya.

Mantan pemain Marseille Fabrizio Ravanelli, yang sekarang bertindak sebagai penasihat klub, juga sangat marah atas kekalahan dari Auxerre. Dia juga menuduh wasit pertandingan Jérémy Stinat tidak tahu apa yang dia lakukan.

BACA JUGA:  Brentford Sepakati Transfer Caoimhin Kelleher, Mark Flekken Menuju Leverkusen

Mantan penyerang Italia dan Juventus itu juga dijatuhi hukuman larangan tiga pertandingan, yang kedua hukuman tersebut berlaku mulai Selasa depan.

Stinat mengatakan ia menerima ancaman pembunuhan setelah pertandingan. Melansir L’Equipe, Stinat mengatakan siap menjadi wasit pertandingan Marseille.

Saat ini Marseille berada di posisi kedua di Ligue 1 dan akan menjamu Nantes pada hari Minggu, dengan Longoria dapat menghadiri pertandingan itu.

BACA JUGA:  Southampton Loyo, Manajernya Terluka

Namun dengan 10 pertandingan tersisa setelahnya, larangannya berlaku hingga musim berikutnya.(maq)