Xavi, Opsi Alami Jika Guardiola Tinggalkan Etihad

Ten Hag dan Xavi Hernandez saat bertemu di Liga Eropa. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Selain Enzo Maresca, satu nama besar kini masuk radar sebagai calon pengganti Pep Guardiola di Manchester City: Xavi Hernández.

Mantan pelatih FC Barcelona itu bergabung dalam daftar kandidat jika Guardiola suatu hari memutuskan mengakhiri petualangannya di Etihad Stadium. Nama lain yang juga disebut adalah asisten Guardiola saat ini, Pep Lijnders.

Kontrak Guardiola sendiri masih berlaku hingga 2027. Namun, jika sang arsitek berhasil menghadiahkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions, skenario perpisahan “sempurna” bukanlah hal yang mustahil. Seiring spekulasi tersebut, nama-nama besar pun bermunculan sebagai pewaris takhta.

BACA JUGA:  Getafe Hancurkan Inter de Valdemoro 11-0 di Copa del Rey, Juanmi Cetak Empat Gol

Dari Maresca hingga Vincent Kompany, semuanya memiliki satu benang merah: murid sang profesor. Namun, Xavi menjadi satu-satunya kandidat yang saat ini berstatus bebas klub—sebuah detail yang membuatnya semakin menarik.

Xavi adalah murid Guardiola yang paling ikonik. Pilar utama dan kapten dalam era emas FC Barcelona, ia menjadi perpanjangan tangan Guardiola di lapangan. Kini, sebagai pelatih, ia juga menunjukkan kesetiaan pada ide-ide yang diwariskan mentornya.

Mengutip Sport Mole, Xavi memiliki dua pengalaman manajerial yang sangat positif. Bersama Al-Sadd, ia meraih enam gelar dalam dua musim dengan persentase kemenangan mencapai 73 persen.

BACA JUGA:  Preview Madrid vs Sociedad: Laga Perpisahan Ancelotti dan Modric

Di Barcelona, hampir tiga tahun masa baktinya menghasilkan tingkat kemenangan 69 persen, disertai gelar La Liga dan Piala Super Spanyol.

Terlepas dari kritik yang menyertainya di Camp Nou, Xavi berhasil mengembalikan Barça ke jalur juara dengan kembali pada DNA klub: permainan posisional, kontrol lewat penguasaan bola, serta keberanian mempromosikan talenta La Masia.

Gavi, Pedri, Alejandro Balde, hingga langkah awal Lamine Yamal tumbuh di bawah kepemimpinannya.

Dalam banyak aspek, Xavi tampak sebagai penerus langsung Guardiola: dari ide di lapangan, metodologi latihan, hingga manajemen ruang ganti.

BACA JUGA:  Manchester United Pinjamkan Van Beek ke Frankfurt

Ditambah statusnya yang tanpa klub, ia menjadi opsi yang “mudah”—dan sangat logis—jika City suatu hari harus mencari Guardiola baru.(maq)