edisiana.com – Newcastle United membalaskan kekalahan Manchester City terhadap Aston Villa pada Kamis malam. Dengan menghajar tim tiga gol tanpa balas di James Park.
Tuan rumah memimpin setelah hanya 80 detik. Melalui penyelesaian melengkung Anthony Gordon yang luar biasa dari dalam kotak penalti.
Joelinton memimpin serangan ke depan menyusul intersepsi rekan setimnya Sandro Tonali di dalam area pertahanannya sendiri.
Peluang Villa untuk bangkit kembali mendapat pukulan pada menit ke-32. Sang striker Jhon Duran langsung mendapat kartu merah. Karena melakukan kekerasan setelah melakukan pelanggaran terhadap Fabian Schar.
Wasit Anthony Taylor memutuskan Duran, yang membobol gawang City akhir pekan lalu sengaja menginjak punggung Schar.
Bek Newcastle itu melakukan pelanggaran, meskipun striker Kolombia berusia 21 tahun, yang kemudian menendang botol air karena frustrasi. Ia mengklaim bahwa kontak tersebut tidak disengaja.
Bos Villa Unai Emery tidak senang dengan keputusan Taylor dan frustrasi karena tidak diberitahu oleh asisten video wasit (VAR) Graham Scott untuk meninjau insiden tersebut.
“Saya selalu mendukung VAR tetapi wasit harus menggunakan VAR. Wasit adalah satu-satunya orang di stadion yang tidak bisa mengambil keputusan yang tepat,” kesal Emery dikutip dari BBC pada hari ini.
“Dalam hal ini wasit harus menggunakan VAR. Dia harus cerdas, dan tenang. Harus seperti itu. Kartu merah kurang lebih mematikan permainan, itu mengubahnya sepenuhnya,” pungkasnya.(maq)











