Pafos Tahan Monaco: Malam Bersejarah David Luiz Warnai Duel Dramatis di Siprus

David Luiz ribut dengan pemain Monaco. Foto: via MD

edisiana.com – Pafos mungkin “underdog” di atas kertas, tapi di lapangan mereka kembali menunjukkan bahwa juara Siprus tidak pernah menyerah begitu saja.

Dalam laga Liga Champions Rabu malam waktu setempat, Pafos menahan Monaco 2-2 dalam pertandingan yang penuh drama, momen bersejarah, dan gol-gol yang lahir dari skenario paling liar.

Dan di tengah semua itu, sorotan justru jatuh pada satu nama: David Luiz. Bek veteran 38 tahun itu bukan hanya menyamakan kedudukan bagi Pafos, tapi juga menulis namanya sebagai pencetak gol tertua kedua dalam sejarah Liga Champions.

BACA JUGA:  Dikritik Pep Guardiola, Ini Jawaban Presiden La Liga

Sebuah babak baru untuk karier yang seolah belum mengenal kata selesai.

Monaco memulai laga dengan percaya diri. Kerja sama Maghnes Akliouche dan Takumi Minamino membuka skor untuk tim tamu—Minamino meneruskan umpan matang rekannya dengan sentuhan pertama yang rapi ke dalam gawang.

Tidak lama kemudian, Anderson Silva hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan cerdik dari luar kotak penalti yang hanya bisa menggetarkan mistar gawang Pafos.

Namun momen malam itu tiba di menit-menit berikutnya: sebuah tendangan sudut Mislav Oršić melayang sempurna, dan David Luiz muncul dari kerumunan.

BACA JUGA:  Ini Dia Penyebab Kekalahan The Reds, Kata Klopp

Ia meloncat, dan menghantam bola dengan sundulan tajam yang mengingatkan kita pada masa kejayaannya bersama Chelsea. Menukil BBC, itu menjadi gol pertamanya di Liga Champions sejak 2017—delapan tahun lalu—dan mungkin salah satu yang paling emosional.

Monaco sempat kembali unggul ketika Folarin Balogun memanfaatkan hadiah besar dari kiper Neofytos Michael yang salah mengolah bola. Balogun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan membawa Monaco kembali memimpin.

Namun Pafos, seperti sepanjang perjalanan Eropa mereka musim ini, tidak mau menyerah. Di menit-menit akhir, Ivan Šunjić melepas tembakan keras yang membentur mistar.

BACA JUGA:  Manchester United Akan Copot Ten Hag Akhir Musim

Bola pantul mengenai Mohammed Salisu—sebuah momen tragis bagi sang bek—dan melayang masuk ke gawang sendiri. Stadion meledak.(maq)