Ribuan Pendukung Everton Unjukrasa, Protes ke Premier League

Ribuan fans Everton saat melakukan protes. Foto: Getty via BBC

edisiana.com – Ribuan pendukung Everton berunjukrasa. Mereka protes anti-Liga Premier akibat klubnya menerima pengurangan 10 poin karena melanggar aturan keuangan.

Para pendukung berbaris ke Goodison Park sebagai protes atas besarnya hukuman yang dijatuhkan. Klub mengatakan mereka akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut dan memiliki waktu hingga minggu depan untuk meresmikannya.

Melansir BBC pada hari ini, klub papan atas Inggris diizinkan mengalami kerugian £105 juta selama tiga tahun. Tapi komisi independen menemukan kerugian Everton hingga 2021-22 berjumlah £124,5 juta.

Sebelum kehilangan poin, Everton berada di urutan ke-14 dalam klasemen. Namun setelah itu turun ke urutan ke-19, dengan hanya selisih gol yang membuat mereka unggul dari tim terbawah Burnley.

Apalagi The Toffees kalah 3-0 dari Manchester United pada hari Minggu kemarin dalam pertandingan pertama mereka sejak mendapat sanksi olahraga terbesar dalam sejarah kompetisi tersebut.

Sebuah kelompok penggemar, The 1878s, telah mengumpulkan lebih dari £40.000 melalui crowdfunding untuk materi, dengan perasaan ketidakadilan yang secara tegas diarahkan ke Liga Premier.

Fans berkumpul dalam jumlah besar di luar pub terdekat di County Road, yang ditutup untuk lalu lintas.

Beberapa orang naik ke halte bus untuk mengibarkan bendera, sementara yang lain mengibarkan mercon asap biru, sebelum massa perlahan-lahan berjalan menuju Goodison Park.

Kartu-kartu dibagikan di sekitar stadion dengan kata ‘korup’ tercetak di bawah logo Liga Premier, dan para penggemar mengangkat kartu-kartu tersebut dan dengan lantang mencemooh lagu papan atas sebelum kick-off.

Di dalam lapangan, sejumlah spanduk baru dipasang di tribun, beberapa di antaranya bertuliskan, ‘Liga Premier, gantung kepala karena malu’ dan ‘kami tidak akan tergerak.'(maq)

BACA JUGA:  Manchester City di Puncak Klasemen Grup G