Graham Potter di Ambang Pemecatan, Nuno Espirito Santo Jadi Kandidat Utama West Ham

Nuno menjalani laga pertama sebagai manajer Nottingham Forest. Foto: via Daylimail

edisiana.com — Masa depan Graham Potter di kursi manajer West Ham United kian tidak menentu menyusul performa buruk tim sepanjang musim ini. Buktinya klub London itu telah mulai menjajaki kandidat pengganti, dengan Nuno Espirito Santo menjadi favorit utama.

Nuno, yang sebelumnya menangani Nottingham Forest dan Wolverhampton Wanderers, disebut menjadi pilihan utama manajemen West Ham. Meski begitu, laporan menyebutkan bahwa aspek finansial masih menjadi pertimbangan penting dalam proses negosiasi.

“West Ham sedang berbicara dengan kandidat untuk menggantikan Potter, jadi sudah jelas masa depannya terancam,” ujar jurnalis Pete O’Rourke dikutip dari Menurut laporan Football Insider melalui Sport Mole pada Sabtu ini.

BACA JUGA:  City Memburu Rekor Bersejarah di St James’ Park: Akankah Newcastle Kena Misi Sial ke-13?

“Nuno, menurut saya, saat ini adalah favorit untuk peran tersebut setelah meninggalkan Nottingham Forest awal musim ini. Tapi tentu saja, biaya kesepakatan akan menjadi faktor kunci.”

Jika negosiasi dengan Nuno gagal, dua nama lain yang juga masuk dalam radar adalah Gary O’Neil dan Slaven Bilic.

O’Neil, yang sempat menangani Wolves dan Bournemouth, disebut tertarik untuk mengambil alih posisi di Stadion London.

Sementara Bilic, mantan manajer dan pemain West Ham, kini menganggur setelah meninggalkan klub Liga Pro Saudi dan disebut sangat antusias jika diberi kesempatan kembali ke klub lamanya.

BACA JUGA:  Aston Villa Akan Lakukan Kudeta Demi João Felix

Nuno Espirito Santo sendiri memiliki rekam jejak yang cukup solid di Premier League. Manajer asal Portugal itu mencatat 72 kemenangan, 45 hasil imbang, dan 67 kekalahan dari 184 pertandingan liga.

Meski gagal bersinar saat membesut Tottenham Hotspur, ia dikenal sebagai pelatih yang mampu memaksimalkan potensi tim.

Terbukti saat membawa Wolves dan Nottingham Forest ke kompetisi Eropa. Sayangnya, ia dipecat Forest sebelum sempat memimpin mereka di Liga Europa.

BACA JUGA:  Denmark Menang Tipis Melawan Swedia 2-1

West Ham kini berada dalam tekanan besar untuk membuat keputusan cepat, mengingat performa tim yang terus menurun. Dan desakan dari para pendukung yang menginginkan perubahan.(maq)