edisiana.com – Kabar penting datang dari West Ham United pada Rabu (27/5/2026). Klub asal London itu resmi menegaskan optimisme mereka terhadap sosok pelatih asal Portugal, Nuno Espirito Santo, untuk membawa The Hammers kembali ke kasta tertinggi sepak bola Inggris hanya dalam satu musim.
Dalam pernyataan resminya, West Ham menegaskan bahwa Nuno memiliki motivasi besar menghadapi tantangan tersebut.
Klub bahkan menyebut target promosi sebagai sesuatu yang “tak terbantahkan” untuk musim depan.
Kepercayaan itu tentu bukan tanpa alasan. Nuno dikenal memiliki rekam jejak kuat di kompetisi Championship.
Menukil BBC, salah satu pencapaian terbaiknya adalah saat membawa Wolverhampton Wanderers promosi ke Premier League dengan cara yang impresif.
Kala itu, Wolves sukses mengumpulkan 99 poin dan keluar sebagai juara Championship.
Pengalaman itulah yang kini diharapkan bisa menjadi modal utama untuk membangkitkan West Ham setelah musim yang mengecewakan.
Klub secara terbuka mengakui bahwa performa mereka musim ini jauh dari harapan hingga akhirnya harus terdegradasi ke Championship untuk pertama kalinya sejak 2012.
Situasi tersebut tentu membawa dampak besar, bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga finansial.
Sumber internal klub memperkirakan degradasi ini menyebabkan kerugian hingga 200 juta pound sterling akibat hilangnya pendapatan dari berbagai sektor.
Kondisi itu semakin berat setelah laporan keuangan terbaru menunjukkan kerugian lebih dari 100 juta pound sterling, dengan potensi kerugian tambahan yang masih mungkin terjadi pada musim berjalan.
Akibatnya, West Ham diperkirakan tidak punya banyak pilihan selain melepas beberapa pemain bintangnya.
Nama-nama seperti kapten Jarrod Bowen dan gelandang Portugal Mateus Fernandes disebut menjadi aset paling potensial untuk dijual demi menyeimbangkan kondisi finansial klub.
Tantangan yang dihadapi Nuno kali ini jelas tidak mudah. Saat membawa Wolves promosi dulu, ia memiliki skuad yang diperkuat pemain berkualitas seperti Ruben Neves serta pemain pinjaman berbakat seperti Diogo Jota.
Pertanyaannya sekarang, apakah ia akan mendapatkan dukungan kualitas skuad yang sama di West Ham?
Meski demikian, manajemen West Ham tampaknya tetap yakin. Setelah awal yang lambat menyusul pemecatan Graham Potter pada September lalu, klub merasa telah melihat cukup banyak perkembangan dari tangan Nuno.
Karena itu percaya bahwa sang pelatih mampu mengulang kisah sukses promosi yang pernah ia ciptakan bersama Wolves.
Bagi para pendukung The Hammers, musim depan bukan sekadar perjuangan di Championship. Ini adalah ujian besar untuk melihat apakah West Ham mampu bangkit cepat, atau justru terjebak lebih lama di kompetisi kasta kedua Inggris.(maq)







