edisiana.com – Undian babak 16 besar Liga Champions kembali menghadirkan aroma final lebih cepat. Real Madrid vs Manchester City. Seolah takdir Eropa mempertemukan dua raksasa ini tanpa jeda.
Dalam empat musim terakhir, mereka selalu bertabrakan di fase gugur. Dan sejarah berbicara: Madrid menang tiga kali.
DNA Liga Champions milik Los Blancos kembali diuji, sementara City datang dengan ambisi balas dendam dan obsesi mempertahankan supremasi Eropa.
Melansir ESPN, Paris Saint-Germain kembali berjumpa Chelsea dalam duel yang mengingatkan pada final Piala Dunia Antarklub musim panas lalu. Aroma balas dendam menguar.
PSG ingin membuktikan diri sebagai penguasa baru Eropa. Chelsea? Mereka tak pernah takut pada panggung besar.
Setelah menghancurkan Qarabag di babak play-off, Barcelona kini menghadapi Newcastle United. Tim Inggris itu membawa energi Premier League dan intensitas tinggi. Bagi Blaugrana, ini ujian konsistensi. Bagi Newcastle, ini panggung pembuktian.
Arsenal, unggulan dari fase liga, harus menghadapi Leverkusen yang sedang terbang tinggi. Duel taktik dan kecepatan, Inggris kontra Jerman.
Anfield akan bergemuruh. Liverpool ditantang Galatasaray — tim yang selalu berbahaya dalam atmosfer panas Eropa. Jangan remehkan wakil Turki.
Enam wakil Premier League berburu tiket perempat final. Tottenham harus melewati tembok baja Atlético Madrid. Duel fisik, disiplin, dan mentalitas.
Bodo/Glimt, sensasi Norwegia yang menyingkirkan Inter Milan, kini berhadapan dengan Sporting Lisbon. Dongeng belum selesai.
Raksasa Bavaria ditantang Atalanta yang agresif dan tak kenal takut. Pertarungan tradisi melawan keberanian.(maq)










