Udinese Menari di Benteng Verona: Menang 1-3

Pemain Verona saat pertemuan pertama dengan Udinese di musim ini. Foto: via Football

edisiana.com – Verona runtuh di hadapan publiknya sendiri. Udinese datang, menekan, lalu pulang membawa tiga poin berharga usai menang 3-1 dalam laga Serie A, Senin malam.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Udinese langsung mengambil alih kendali. Tekanan demi tekanan dilepaskan.

Jurgen Ekkelenkamp sempat menguji refleks Simone Perilli lewat tembakan jarak jauh, namun sang kiper Verona masih sigap menepis ancaman.

Udinese tak goyah. Menit ke-23, kebuntuan pecah. Arthur Atta muncul sebagai protagonis.

Menerima umpan matang Jordan Zemura, Atta melepas sepakan dari sisi kiri kotak penalti yang meluncur ke tengah gawang. Verona terdiam.

BACA JUGA:  City Hattrick Gelar Juara Liga Inggris

Namun keunggulan itu hanya bertahan sekejap. Satu menit berselang, Verona menggigit balik.

Serangan balik cepat yang digalang Amin Sarr dituntaskan Gift Orban dengan dingin ke sudut kiri bawah gawang Udinese. Skor kembali imbang, stadion kembali bergemuruh.

Menjelang turun minum, Udinese hampir kembali unggul. Sepakan Jordan Zemura mengarah ke sudut kiri bawah, tapi lagi-lagi Perilli tampil sebagai penyelamat.
Babak kedua? Sepenuhnya milik Udinese.

BACA JUGA:  Modric Ucapkan Perpisahan Emosional: “Saya Akan Selalu Menjadi Madridista”

Penguasaan bola, ritme, dan peluang—semuanya dikuasai tim tamu. Gol kedua lahir dari situasi bola mati, saat Alessandro Zanoli muncul di momen krusial untuk mengoyak pertahanan Verona.

Belum puas, Udinese menutup malam dengan serangan balik kilat. Arthur Atta kembali jadi motor. Ia menusuk lalu mengirim bola ke Keinan Davis di sisi kiri kotak penalti.

Tanpa ragu, Davis menghajar bola keras ke bagian tengah atas gawang. Gol. Finito. Verona ambruk.

Atta nyaris mencetak gol tambahan di menit-menit akhir, namun Perilli kembali menolak kekalahan yang lebih telak.

BACA JUGA:  Prediksi Duel Arsenal Versus Bayern Munich

Peluit panjang berbunyi. Skor akhir 1-3.
Udinese pulang dengan kepala tegak. Verona, tertunduk di kandang sendiri.(maq)