edisiana.com – Feyenoord akan menghadapi Real Betis pada Kamis pekan ini dalam laga terakhir fase grup Liga Europa, namun ujian berat sudah lebih dulu menanti tim asuhan Robin van Persie.
Klub Rotterdam itu datang ke pertandingan krusial ini dengan kondisi pertahanan yang nyaris darurat. Badai cedera menghantam lini belakang Feyenoord.
Van Persie dipaksa memutar otak setelah kehilangan empat bek tengah dan dua bek sayap, sebuah situasi yang membuat persiapan menuju laga penentuan jauh dari ideal.
Seperti dikutip Mundo Deportivo, Feyenoord tidak bisa mengandalkan tiga bek tengah utama mereka: Thomas Beelen, Gernot Trauner, dan Malcom Jeng, yang semuanya harus menepi akibat cedera. Masalah tak berhenti di sana.
Dari sektor sayap pertahanan, Gijs Smal di sisi kiri dan Givairo Read di kanan juga dipastikan absen.
Khusus nama terakhir, absennya Givairo Read terasa semakin menyakitkan. Bek kanan muda tersebut merupakan salah satu talenta terbesar sepak bola Belanda saat ini, sekaligus juara Piala Eropa U-19.
Yakni sebuah turnamen yang ia menangkan bersama Belanda setelah mengalahkan Spanyol di final—tim yang kala itu diperkuat Pablo García, pemain yang kini membela Real Betis.
Dengan kondisi pertahanan yang rapuh, Feyenoord menghadapi tantangan besar untuk meredam Betis.
Van Persie harus menemukan solusi darurat jika tak ingin laga penentuan ini berubah menjadi malam yang panjang bagi wakil Eredivisie.(maq)











