edisiana.com – Pelatih Austria memilih menunggu 2026. Kecewa dengan manajemen, godaan tantangan baru makin kuat.
Drama mengguncang Selhurst Park. Oliver Glasner dikabarkan telah mengambil keputusan besar: tidak memperpanjang kontraknya di Crystal Palace dan membiarkan masa kerjanya berakhir pada Juni 2026.
Menurut laporan Fabrizio Romano, Glasner menolak menandatangani kontrak baru meski manajemen klub sangat ingin mengikatnya lebih lama. Pesannya jelas: sang pelatih tidak puas dengan arah klub.
Menukil Sport Mole, menyebutkan mantan bos Eintracht Frankfurt itu disebut kecewa dengan kurangnya investasi, sebuah faktor yang membuatnya mulai melirik tantangan baru di luar Palace. Bahkan, dalam enam bulan terakhir, Glasner sudah dua kali menolak proposal perpanjangan kontrak.
Keputusan itu bukan tanpa ironi. Crystal Palace sedang terbang tinggi. Di bawah komando Glasner, The Eagles kini bertengger di posisi kedelapan Liga Premier, hanya tiga poin dari Chelsea yang berada di zona empat besar.
Namun bagi Glasner, performa apik saja tidak cukup. Visi, ambisi, dan dukungan penuh dari manajemen menjadi kunci—dan itulah yang ia rasa belum sepenuhnya ia dapatkan.
Kini, jam terus berdetak. Palace ingin mempertahankan, Glasner memilih menunggu. Satu hal pasti: masa depan Oliver Glasner akan jadi salah satu saga panas berikutnya di Premier League.(maq)








