Bola  

Unik, Denmark dan Slovenia Lolos ke Babak 16 Besar Walau pun Tidak Pernah Menang

Kapten Inggris Harry Kane mengalami pemain Slovenia. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Tim di Grup C cukup unik. Kendati tidak pernah menang, tapi Denmark dan Slovenia lolos ke babak 16 besar Euro 2024. Dengan Inggris sebagai juara grup.

Denmark menempati posisi kedua di Grup C dengan memperoleh tiga poin karena memiliki catatan disiplin yang lebih baik dari Slovenia setelah bermain imbang dengan Serbia.

Tidak ada tim yang menunjukkan performa yang mencerminkan potensi mereka. Tapi  Denmark adalah tim yang lebih baik dalam pertemuan yang tak terlupakan di Munich.

Denmark berakhir dengan rekor yang sama dengan Slovenia. Artinya mereka harus dipisahkan berdasarkan jumlah kartu kuning yang mereka terima.

BACA JUGA:  Arnold: Kami Ingin Mengejar Gelar

Kedua tim mendapat enam kartu kuning di lapangan. Termasuk pelatih Slovenia Novakovic Milivoje juga mendapat kartu kuning di pertandingan pertama, yang tidak dihitung oleh UEFA di halaman statistik disiplin mereka. Dan hal ini pada akhirnya memberi Denmark keunggulan tipis.

Sementara Denmark dan Slovenia sama-sama lolos, Serbia tersingkir – meskipun tidak satu pun dari ketiga tim tersebut memenangkan pertandingan grup.

Gol Jonas Wind dianulir untuk Denmark di babak pertama karena bola keluar dari permainan sebelum ia melepaskannya dari tendangan sudut.

BACA JUGA:  Sungguh Luar Biasa! Haiti, Tanpa Kompetisi Tapi Lolos ke Piala Dunia

Penyerang Wolfsburg itu juga terpeleset saat ia mencoba menyambut umpan cerdas dari Rasmus Hojlund, memotong mistar gawang dari posisi yang baik, dan digantikan saat turun minum.

Denmark terus menciptakan peluang meski penampilan mereka buruk menurut standar mereka. Sundulan Alexander Bah melebar dan tembakan Christian Eriksen harus ditepis hingga menghasilkan sepak pojok.

Serbia, yang tahu akan tersingkir jika tidak menang karena hasil imbang Slovenia O-0 dengan Inggris pada pertandingan Grup C lainnya.

Inggris hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran yang terjadi di masa tambahan waktu babak kedua.(maq)