edisiana.com – Malam yang tak mudah. Malam yang menuntut karakter. Dan seperti biasa di Eropa, Real Madrid menemukan jalannya.Los Blancos menundukkan Benfica 2-1 di Santiago Bernabéu dan mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Champions.
Benfica datang tanpa rasa takut. Dan pada menit ke-14, mereka membungkam Bernabéu.
Rafa Silva bereaksi paling cepat setelah Thibaut Courtois menggagalkan upaya sapuan Raúl Asencio yang hampir menjadi gol bunuh diri. Bola liar jatuh di area berbahaya — dan Rafa tak menyia-nyiakannya.
Keunggulan itu hanya bertahan dua menit.
Aurelien Tchouameni berdiri di tepi kotak penalti, mengangkat kepala, dan melepaskan tendangan melengkung yang indah.
Bola bersarang ke sudut gawang. Gol kelas atas, gol yang menenangkan kegelisahan.
Bernabéu kembali berdiri. Madrid kembali bernapas.
Kendati Madrid tampil tanpa Kylian Mbappé yang cedera. Tapi ketajaman dan kecepatan sang bintang jelas dirindukan. Serangan Los Blancos tak selalu mengalir mulus.
Sementara itu, Benfica justru tampak lebih berani. Mereka menekan, mencari gol kedua yang bisa menyamakan agregat. Courtois kembali bekerja. Lini belakang dipaksa waspada.
Namun ketika permainan menjadi rumit, bintang bersinar. Vinicius Jr melanjutkan performa cemerlangnya dan memastikan kemenangan Madrid.
Aksi cepat, determinasi, dan sentuhan akhir yang menentukan. Gol yang mematikan harapan Benfica.
Kini, Real Madrid menunggu. Menurut BBC di babak 16 besar, mereka akan menghadapi Manchester City atau Sporting.(maq)










