edisiana.com – Langkah Oxford United di ajang Championship kembali tersendat. Bertandang ke markas Stoke City pada Rabu malam. Tim berjuluk The U’s harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1
Sejak peluit awal dibunyikan, Stoke City langsung menunjukkan ambisi untuk menguasai pertandingan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Oxford.
Peluang emas pertama hadir pada menit ke-12. Jesurun Rak-Sakyi melepaskan tembakan keras dari tengah kotak penalti. Namun, kiper Oxford, Jamie Cumming, tampil sigap dengan penyelamatan gemilangnya.
Ancaman berikutnya datang dari Eric-Junior Bocat. Lagi-lagi Cumming menunjukkan refleks luar biasa untuk menjaga gawangnya tetap perawan.
Oxford bukan tanpa perlawanan. Tim tamu sempat memberi ancaman melalui sepakan kaki kanan Will Lankshear dari dalam kotak penalti. Sayangnya, upaya tersebut berhasil dimentahkan kiper Stoke, Tommy Simkin.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36.Melalui skema serangan balik cepat yang digalang Million Manhoef, bola mengalir kepada Lamine Cissé yang tanpa ragu menuntaskannya ke sudut kanan bawah gawang. Stoke unggul 1-0.
Namun Oxford menunjukkan daya juang menjelang turun minum. Berawal dari situasi sepak pojok yang dieksekusi Stanley Mills dengan sundulan terarah, bola kemudian disambut Ciaron Brown yang mengarahkannya ke sudut kiri atas gawang. Skor imbang 1-1 menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, pertandingan praktis berjalan satu arah. Stoke City tampil dominan dan terus mengepung pertahanan Oxford.
Meski menciptakan sejumlah peluang emas, tuan rumah baru mampu menambah satu gol.
Gol penentu kemenangan hadir lewat aksi Rak-Sakyi yang memaksimalkan umpan silang Sorba Thomas. Penyelesaian akhirnya memastikan Stoke mengunci kemenangan 2-1.
Hasil ini membuat Oxford United semakin terpuruk di zona degradasi, tepatnya di posisi ke-23 klasemen Championship. Sebaliknya, Stoke City berhasil mengamankan posisi di papan tengah dengan menempati peringkat ke-13.(maq)










