edisiana.com – Wayne Rooney melontarkan kritik pedas kepada Arsenal usai kekalahan dramatis 2-3 dari Manchester United akhir pekan lalu. Legenda Setan Merah itu menilai kepanikan pasukan Mikel Arteta menjadi titik balik laga di momen krusial.
“Arteta itu pelatih brilian dan saya sudah sering memujinya. Tapi menurut saya dia panik setelah Manchester United unggul 2-1 dan langsung melakukan empat pergantian sekaligus,” ujar Rooney, dikutip dari ESPN, Senin.
Bagi Rooney, reaksi berlebihan tersebut justru membuka ruang bagi United untuk mengontrol pertandingan. Kepanikan itu, katanya, menjadi gejala yang kerap muncul saat tekanan meningkat menjelang akhir musim.
“Ketika musim memasuki fase penentuan, tekanan akan terasa lebih berat. Ini tantangan—tantangan yang nyata,” tegasnya.
Meski demikian, Rooney masih menempatkan Arsenal sebagai kandidat utama juara Premier League. Namun, ia memperingatkan bahwa jalan menuju gelar tidak akan semulus yang dibayangkan.
“Saya masih melihat Arsenal sebagai favorit, tapi mereka tidak akan memenangkannya dengan mudah,” tambahnya.
Dalam 12 bulan terakhir, Arsenal telah berinvestasi besar di lini depan dengan mendatangkan nama-nama seperti Viktor Gyökeres, Eberechi Eze, dan Noni Madueke.
Namun Rooney belum sepenuhnya yakin kontribusi para pemain kunci Arteta sudah cukup untuk membawa The Gunners melintasi garis akhir.
“Setiap tim yang berada di puncak klasemen atau bersaing memperebutkan gelar—seperti yang kami alami dulu di United—akan selalu menghadapi lawan yang bermain bertahan dan menyulitkan,” tutup Rooney.
Kekalahan dari United pun menjadi alarm keras: Arsenal punya kualitas, tapi di level tertinggi, ketenangan sering kali lebih menentukan daripada talenta semata.(maq)










