Misi Forest Menghentikan Mesin Guardiola atau Sejarah Baru Terukir?

Igor Tudor selebrasi usai mencetak gol untuk Forest. Foto: via BBC

edisiana.com – Nottingham Forest bersiap memasuki laga penuh tekanan melawan pasukan Pep Guardiola. Sabtu, 27 Desember, East Midlands akan menjadi panggung pertarungan besar: Forest mencoba menjegal Manchester City yang sedang memburu sejarah di kasta tertinggi.
Manchester City datang sebagai favorit mutlak.

The Citizens berambisi memperbaiki posisi mereka di peringkat kedua dan menutup tahun 2025 dengan satu target jelas: puncak klasemen. Setiap poin terasa seperti emas, dan Guardiola tahu betul bahwa tak ada ruang untuk kesalahan.

Namun, ada bayang-bayang masa lalu yang menyertai kunjungan City ke East Midlands. Saat City melangkah ke lapangan, mereka juga berusaha memperpanjang rekor kemenangan yang telah bertahan sejak 1995.

Tiga dekade berlalu tanpa Nottingham Forest mampu mencatatkan kemenangan liga secara beruntun atas City—sebuah statistik yang berbicara lantang.

Di sisi lain, sorotan juga tertuju pada Sean Dyche. Sang manajer masih menunggu kemenangan pertamanya di Premier League melawan Pep Guardiola.

BACA JUGA:  Griezmann Pecahkan Rekor Baru untuk Atlético, Aragones Lewat

Catatannya suram: kalah dalam 14 dari 16 pertemuan. Guardiola selalu menjadi tembok yang sulit ditembus.

Dan taruhannya semakin besar. Jika Forest kembali gagal menang pada hari Sabtu, Sport Mole menyebutkan Dyche akan menyamai rekor tanpa kemenangan terpanjang sepanjang masa, sejajar dengan Steve Bruce saat berhadapan dengan Sir Alex Ferguson.

Sabtu nanti bukan sekadar pertandingan. Ini adalah duel gengsi, sejarah, dan nasib. Forest ingin mematahkan kutukan. City ingin menegaskan dominasinya. East Midlands siap menyaksikan drama besar ala Premier League.(maq)