Prediksi El Clasico: Duel Sengit Karena Madrid Ingin Menyamai Rekor Barça

Vinícius melawati kiper Barcelona saat mencetak gol cantik. Foto: ESPN

edisiana.com – Duel Madrid versus Barcelona pada Sabtu malam besok sungguh dinanti-nanti pencinta sepakbola. Apalagi Los Blancos ingin memecah rekor yang dipegang rivalnya tersebut. Yang dinilai akan menjadi pertandingan sengit.

Sabtu, 26 Oktober 2026 pertandingan El Clasico menjadi momen penting bagi  Real Madrid dan Barcelona.Ada banyak hal yang terjadi. Dan terasa sangat penting karena Real berada di ambang sejarah.

Pasukan Carlo Ancelotti tinggal menang atau seri lagi untuk menyamai rekor tak terkalahkan terpanjang di La Liga. Juara Spanyol terakhir kali kalah 13 bulan dan 42 pertandingan lalu.

Dan sangat tepat jika pertandingan mereka berikutnya adalah melawan rival sengitnya Barcelona, ​​yang saat ini memegang rekor 43 pertandingan tak terkalahkan antara tahun 2017 dan 2018.

BACA JUGA:  Kane Ingin Selevel dengan Messi dan Ronaldo

Real Madrid secara meyakinkan dikalahkan 3-1 oleh rival sekota Atletico Madrid pada 24 September 2023. Sejak itu mereka mencatatkan 31 kemenangan, 11 hasil imbang, dan nihil kekalahan.

Perjalanan mereka membawa mereka meraih gelar La Liga musim lalu, yang mereka menangi dengan selisih 10 poin, dan mereka juga tetap tak terkalahkan sepanjang Liga Champions, yang mereka angkat dengan mengalahkan Borussia Dortmund di final.

Dalam hal personel, gelandang bertahan Uruguay yang sering diabaikan, Federico Valverde, telah menjadi sosok penting dalam laju Real, bermain di semua kecuali satu pertandingan mereka.

Sementara itu, tidak ada yang mencetak gol liga lebih banyak untuk Los Blancos sejak kekalahan Atletico itu selain Vinicius Junior dengan 19 gol. Gelandang Inggris Jude Bellingham adalah yang terbaik berikutnya dengan 14 gol.

BACA JUGA:  Alamak! Bek Chelsea Tendang Bola Pakai Tangan, Ya Handball

Sementara itu Barcelona perlu mengalahkan Real Madrid untuk mempertahankan mahkota mereka.

Rekor pemimpin La Liga ini dimulai dengan kemenangan 3-2 melawan Real Sociedad pada April 2017 dan berakhir ketika mereka kalah 5-4 dari Levante pada Mei 2018, terpaut dua pertandingan untuk tidak terkalahkan dalam satu musim penuh.

Jika membandingkan kedua laju tersebut, sisi ofensif Barcelona enam tahun lalu memiliki keunggulan.

Catatan BBC menyebutkan penyerang Barca Lionel Messi berada dalam performa terbaiknya selama 43 pertandingan berturut-turut, dengan mencatatkan 58 keterlibatan gol.

Sebagai perbandingan, Vinicius dan Bellingham sejauh ini telah mengumpulkan total 48 gol.

Barcelona juga mencatat lebih banyak kemenangan (34 berbanding 31 Real) dan meraih lebih banyak poin (111 berbanding 104); meskipun Real memainkan satu pertandingan lebih sedikit.

BACA JUGA:  Bournemouth Tunjuk Iraola sebagai Pengganti O’Neil

Di lini pertahanan, Madrid mencatatkan lebih banyak clean sheet, yakni 23 kali berbanding 19 yang dimiliki Barcelona, ​​​​dan kebobolan lebih sedikit (27 untuk Real dan 33 untuk Barca).

Ditambah lagi, Madrid yang memiliki kesinambungan di tim dengan Ancelotti yang mengawasi seluruh perjalanan mereka.

Sedangkan Ernesto Valverde menggantikan Luis Enrique sebagai manajer Barcelona pada akhir musim 2016-17.(maq)