Maguire, Insiden Itu 100 Persen Pinalti!

Harry Maguire dan Azpi dalam menjalani duel Manchester United versus Chelsea. Foto: Getty

MANCHESTER UNITED VS CHELSEA 0-0

Bola, edisiana.com – Insiden Kapten Manchester United, Harry Maguire yang menggulat Azpilicueta jadi perbincangan hangat di kalangan bola Inggris. Mereka menyatakan 100 persen diberikan pinalti untuk Chelsea. Pada laga ini kedua tim bermain imbang 0-0.

Ya, Ahad dinihari, 25 Oktober 2020 pasukan Frank Lampard melawat ke Old Trafford. Untuk laga keenamnya. Mereka tentu datang dengan semangat meraih kemenangan. Apalagi musim ini, banyak belanja pemain bintang.

Dari awal menit Chelsea mencoba mencuri poin di kandang angker Manchester United. Peluang gol pun ada. Kala Azpilicueta menerima umpan dari sepak bola mati Ben Chilwell. Alih-alih mau menyudul bola, Azpi, nama akrab Azpilicueta malah dijatuhkan Harry Maguire di kotak pinalti. Namun sayang wasit Martin Atkinson tidak memberikan keputusan pinalti mau pun untuk melihat video assistant refree (VAR) .

BACA JUGA:  Messi Catat Rekor Gol Terbanyak di Kualifkasi

Tindakan Atkinson ini jadi perhatian kalangan bola. Termasuk mantan pemain The Reds Devils, Evra. “Saya seperti menonton gulat dan dia mengingatkan saya pada Hulk Hogan. Ini penalti dan jelasnya lihat VAR. Insiden ini, bisa kita perdebatkan kapan pun,” ujar pemain Paris Saint-Germain seperti dikutip Sky Sports pada Ahad dinihari.

BACA JUGA:  Kalahkan Mainz, Leverkusen Terbang Tinggi

Begitu juga mantan pemain Belanda, Jimmy Floyd Hasselbaink. “Ini adalah 100 persen pinalti, terhadap yang dilakukan Maguire kepada Azpilicueta,” tegasnya.

Azpilicueta mengakui dirinya merasa dijatuhkan Maguire di kotak terlarang. “Di lapangan saya merasakannya. Karena kedua lengannya di leher dan bahu saya,” ujar dia.

Menurut Azpi, seharusnya wasit bisa membuat keputusan dan melihat ke monitor VAR. Karena tidak sulit bagi VAR melihatkan pinalti atau tidak.

BACA JUGA:  Barca Untung di Tengah Tersandung Kasus

“Martin Atkinson adalah wasit utama, seharusnya dia harus mengambil keputusan dan melihat monitor untuk membantunya,” tambah Azpi.(maq)