Maroko Tekuk Haiti 4-2, Singa Atlas Amankan Tiket ke Babak Gugur

Maroko saat menghadapi Haiti yang angkat koper dari Piala Dunia. Foto: via MD

edisiana.com – Harapan Haiti untuk melangkah ke babak sistem gugur harus berakhir di Stadion Atlanta setelah takluk 2-4 dari Maroko dalam laga yang berlangsung sengit dan penuh drama.

Meski akhirnya kalah, Haiti sebenarnya tampil cukup menjanjikan sejak awal pertandingan. Tim asal Karibia itu bahkan mampu membuka keunggulan pada menit ke-10 babak pertama.

Berawal dari situasi di dalam kotak penalti, Joseph berhasil menemukan ruang di area enam yard dan melepaskan upaya yang berujung gol. Namun, gol tersebut kemudian dicatat sebagai gol bunuh diri kiper Maroko, Yassine Bounou.

Keunggulan Haiti tidak bertahan lama. Maroko merespons melalui Achraf Hakimi yang berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan penyelamatan kurang sempurna dari kiper Haiti, Johny Placide.

BACA JUGA:  Panama Singkirkan Juara Bertahan AS di Semi Final Concacaf

Pertandingan kemudian berjalan semakin menarik. Haiti kembali memimpin lewat aksi gemilang Isidor. Gol yang dicetaknya layak masuk dalam daftar gol terbaik turnamen sejauh ini. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tembakan keras yang meluncur deras ke sudut kiri atas gawang tanpa mampu dijangkau Bounou.

Namun, kegembiraan Haiti kembali sirna dalam waktu singkat. Kurang dari dua menit setelah gol tersebut, Abdelhamid Saibari sukses mencetak gol balasan untuk Maroko. Penyelesaian akhirnya yang cerdik membuat skor kembali imbang dan menambah intensitas pertandingan.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling berusaha mencari gol penentu. Maroko akhirnya berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-78.

Bermula dari situasi sepak pojok, Soufiane Rahimi mampu mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan yang melewati Placide. Bola sempat mengalami sedikit defleksi yang membuat kiper Haiti kesulitan mengantisipasi arah bola.

BACA JUGA:  Milan Kembali ke Jalur Champions, Juventus Terus Menekan

Saat Haiti berusaha mengejar ketertinggalan, Maroko justru memastikan kemenangan di menit-menit akhir. Rahimi kembali menjadi aktor penting melalui kerja kerasnya menjaga bola tetap berada dalam permainan.

Dengan visi yang baik, ia kemudian memberikan umpan matang kepada Yassine yang tanpa kesulitan mengonversinya menjadi gol. Skor berubah menjadi 4-2 dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Secara keseluruhan, Maroko tampil lebih efektif dan pantas mengamankan kemenangan. Meskipun Haiti memberikan perlawanan yang tidak mudah, kualitas permainan Singa Atlas terlihat lebih matang dalam memanfaatkan peluang-peluang krusial.

Hasil ini membuat Maroko menutup fase grup sebagai runner-up Grup C dan berhak melaju ke babak gugur. Pada fase berikutnya, menurut ESPN, mereka akan menghadapi juara Grup F yang hingga saat ini masih dipimpin oleh Belanda.

BACA JUGA:  Sepatu Emas Tanpa Mahkota, Panenka Diaz Digagalkan Mendy

Bagi Haiti, kekalahan ini menjadi akhir perjalanan mereka di turnamen. Meski demikian, penampilan mereka, terutama melalui gol spektakuler Isidor, tetap menjadi catatan positif yang layak mendapat apresiasi.(maq)