edisiana.com – Aryna Sabalenka emosi. Petenis ini menghancurkan raketnya di lapangan beberapa kali dalam kekalahannya di putaran ketiga Miami Terbuka dari Anhelina Kalinina pada hari Minggu kemarin.
Bintang tenis peringkat 2 dunia asal Belarusia itu baru memainkan pertandingan keduanya sejak kematian tragis mantan pacarnya Konstantin Koltsov pada usia 42 tahun minggu ini.
Koltsov, mantan bintang hoki es yang bermain untuk Pittsburgh Penguins dan mewakili Belarus, meninggal karena jatuh di Florida pada hari Senin lalu.
Dia berada di Amerika Serikat pada waktu yang sama dengan Sabalenka – yang telah menjadi pacarnya selama tiga tahun – saat dia jatuh dari lantai 23 balkon hotel.
“Koltsov ditebgarai sedang mabuk ketika dia terjatuh hingga tewas,” kata mantan istrinya seperti dilansir MetroSports pada Senin ini.
Sementara Sabalenka memutuskan untuk bermain di Miami Open meskipun terjadi insiden tersebut. Sabalenka terlihat melatih servisnya 24 jam setelah meninggalnya Koltsov.
Dia memastikan menjelang pertandingan pembukaannya melawan Paula Badosa bahwa dia sebenarnya telah berpisah dengannya sebelum kejadian tersebut terjadi.
Petenis berusia 25 tahun, mengenakan pakaian serba hitam dan tidak ikut serta dalam tugas media, mengalahkan sahabatnya Badosa 6-4 6-3 tetapi kemudian kalah dari unggulan ke-32 Kalinina pada hari Minggu.
Di tempat lain di Miami Open, petenis nomor satu Inggris Katie Boulter mencapai babak keempat untuk pertama kalinya dalam karirnya dengan kemenangan mengesankan 6-2, 6-3 atas Beatriz Haddad Maia.
Petenis berusia 27 tahun, yang merupakan unggulan ke-24 pada ajang bergengsi di Florida. Selanjutnya akan menghadapi petenis veteran Victoria Azarenka di babak 16 besar saat ia berupaya melanjutkan performa gemilangnya.
Bintang Jepang Naomi Osaka, melanjutkan kebangkitannya dengan kemenangan 6-2, 7-6 atas Elina Svitolina dan Ons Jabeur dikejutkan oleh Elina Avanesyan dari Russaia.(maq)











