Dua Gol Akhir dari Osasuna Membungkam Rayo

Pemain Osasuna merayakan gol kemenangan. Foto: via MD

Dua Gol Akhir dari Osasuna Membungkam Rayo

edisiana.com – Osasuna menjadikan Stadion Vallecas sebagai panggung hukuman. Dua gol di menit-menit terakhir pada Sabtu malam memastikan kemenangan krusial 3-1 atas Rayo Vallecano.

Kedua tim turun dengan urgensi tinggi. Rayo dan Osasuna sama-sama sadar bahwa satu kesalahan bisa berakibat fatal. Namun, justru tim tamu yang tampil lebih dingin di momen penentuan.

Osasuna membuka keunggulan lebih dulu lewat Ante Budimir. Striker Kroasia itu memanfaatkan kemelut hasil sepak pojok Jorge Herrando, menyontek bola dari jarak sangat dekat ke sudut kiri bawah gawang—gol yang mencerminkan naluri predatornya di kotak penalti.

BACA JUGA:  Felix Terbang ke London untuk Tes Medis

Rayo merespons selepas jeda. Menit ke-59, Pathé Ciss menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan jarak dekat, kembali berawal dari bola mati.

Umpan sepak pojok Isi Palazón disambut dengan sempurna dan membuat Vallecas bergemuruh.

Saat laga tampak mengarah ke hasil imbang, Osasuna justru menunjukkan karakter. Anak asuh Alessio Lisci bermain tanpa rasa takut dan berani mengambil risiko di menit-menit akhir.

BACA JUGA:  Pep Guardiola Tersingkir, Vitor Pereira Masuk Nominasi Manajer Terbaik Liga Primer

Tekanan itu berbuah manis. Sebuah situasi kacau di kotak penalti Rayo berujung gol bunuh diri Jozhua Vertrouwd di waktu tambahan, membuat tuan rumah terdiam.

Belum cukup sampai di situ, Asier Osambela menutup malam sempurna Osasuna dengan gol indah di detik-detik terakhir, mematikan perlawanan Rayo sepenuhnya.

Peluit akhir berbunyi, dan Osasuna pulang dengan tiga poin berharga—kemenangan yang bukan hanya soal skor, tetapi juga soal mentalitas.

BACA JUGA:  Liverpool Ngekori Arsenal, City Ditinggal

Hasil yang bernilai emas dalam pertarungan menjauh dari zona degradasi LaLiga.  Vallecas menjadi saksi: Osasuna hidup, dan mereka belum menyerah.(maq)