edisiana.com – Emirates Stadium menanti. Sabtu, 27 Desember, Brighton & Hove Albion datang ke London utara dengan satu kabar yang membuat para pendukungnya tersenyum lebar: Danny Welbeck kembali.
Kapten The Seagulls itu telah pulih dari cedera punggung yang memaksanya absen di laga terakhir. Dan kehadirannya datang di momen krusial.
Brighton kini bertengger di peringkat kesembilan, masih hidup dalam perburuan tiket kompetisi Eropa. Mereka butuh kemenangan. Mereka butuh pemimpin. Mereka butuh Welbeck.
Musim ini, Welbeck bukan sekadar simbol. Ia adalah mesin gol. Tujuh gol dari 16 penampilan, kontribusi besar di balik konsistensi Brighton. Meski belum mencetak gol dalam empat laga terakhir, kembalinya sang kapten ibarat suntikan adrenalin.
“Danny Welbeck akan berlatih hari ini jadi dia akan kembali,” ujar manajer Brighton, Fabian Hurzeler, dikutip dari MetroSports, Rabu, 24 Desember 2025.
Pelatih asal Jerman itu juga membawa kabar baik lain dari ruang medis.
“JP (Jan Paul van Hecke) akan berlatih besok jadi dia seharusnya sudah kembali. Untungnya, para pemain yang diskors (Lewis Dunk dan Diego Gomez) sudah kembali.”
Namun tak semuanya sempurna. Brighton masih kehilangan Stefanos Tzimas dan Adam Webster untuk jangka panjang. Solly March belum pulih dari cedera lutut, sementara Carlos Baleba sedang membela negaranya di Piala Afrika.
Bagi Welbeck, laga ini punya rasa khusus. Arsenal adalah masa lalunya, dan catatannya tak bisa diremehkan: empat gol dan satu assist dalam 12 pertemuan melawan The Gunners. London utara bukan wilayah asing baginya.
Arsenal memang datang dengan label pertahanan terbaik di liga, tetapi mereka punya satu masalah: waktu istirahat lebih singkat.
The Gunners baru saja melakoni laga perempat final Piala Carabao melawan Crystal Palace pada Selasa malam.(maq)











