edisiana.com – Tim Nasional Singapura diminta untuk mengakhiri rekor tanpa kemenangan selama 26 tahun melawan Vietnam pada pertandingan semifinal pada Kamis besok, pukul 20.00 WIB.
Singapura belum pernah mengalahkan Vietnam dalam pertandingan Asean senior sejak final Piala Tiger 1998. Dan tim asuhan Tsutomu Ogura akan menghadapi peringkat 114 dunia Vietnam pada leg pertama semifinal Kejuaraan Asean di Stadion Jalan Besar.
Sebelum mereka melakukan pertandingan tandang di Stadion Viet Tri Phu Tho pada 29 Desember.
The Lions, juluk timnas Singapura saat ini di berperingkat 160 ingin lolos ke final kejuaraan Asean kelima.
Mereka harus mengakhiri 14 pertandingan tanpa kemenangan berturut-turut melawan Golden Star Warriors.
Manajer Ogura punya kesempatan untuk memecahkan teka-teki sulit lainnya pertandingan yang akan dihadapi nanti.
“Dua puluh enam tahun, tidak ada kemenangan?” ucap Ugura dikutip dari Straits Time pada hari ini.
Ugura memiliki catatan prestasi yang mentereng. Membawa Tokyo Verdy dan Yokohama F. Marinos promosi ke liga kasta tertinggi di Jepang. Setelah mengakhiri penantian 15 tahun.
Dan ia pun mendesak Lions untuk menciptakan sejarah untuk melawan Vietnam di semifinal nanti.“Ini sangat menarik, dan bagi saya, sejarah dapat diubah,” ujarnya.
Di atas kertas, pertemuan nanti tampak tidak imbang. Vietnam memiliki skuad terbaik mereka termasuk striker baru naturalisasi Brasil Rafaelson.
Sejauh ini dia mencetak dua gol dan dua assist dalam kemenangan 5-0 atas Myanmar pada debut internasionalnya pada 21 Desember.
Sementara itu, Singapura kehilangan kiper Hassan Sunny, yang pensiun dari sepak bola pada Agustus.
Lalu, gelandang Jacob Mahler (cedera) dan Song Ui-young punya masalah keluarga. Sedangkan bek Irfan Fandi serta saudara-saudaranya Ikhsan dan Ilhan tidak dilepas klubnya.(maq)









