edisiana.com – Raphinha mencetak tiga gol untuk meraih kemenangan kandang 4-1 atas Bayern Munich di Liga Champions pada Kamis dinihari. Sekaligus mengakhiri rekor tanpa kemenangan selama hampir satu dekade melawan klub raksasa Jerman itu.
Barcelona menciptakan gol cepat melalui Raphinha di menit kesatu. Dia menerima umpan cantik dari gelandang Fermín López dan lolos dari perangkap offside.
Saat berhadapan pemain Brasil itu mengecoh Manuel Neuer sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Sejak itu tim tamu memegang kendali tapi tuan rumah nyaman bermain melalui serangan balik dan memanfaatkan kecepatan Raphinha dan Lamine Yamal .
Pemain sayap Bayern, Serge Gnabry dan Michael Olise, selalu menjadi ancaman terhadap lini pertahanan agresif tinggi yang diterapkan bos Barca Hansi Flick.
Tim tamu mengira mereka telah mencetak gol penyeimbang pada menit ke-10 melalui sundulan Harry Kane. Tapi usahanya dianulir setelah tayangan ulang VAR mendapati penyerang Inggris itu dalam posisi offside.
Delapan menit kemudian, tendangan voli Kane yang memanfaatkan umpan silang Gnabry berhasil menyamakan kedudukan.
Sementara Olise dan Joshua Kimmich menyia-nyiakan peluang bagus dari jarak dekat. Dan, Barca-lah yang kembali unggul pada menit ke-36.
Karena Kim Min-Jae gagal menepis bola tinggi dan Fermin Lopez dengan cerdik mencungkil bola di antara Neuer dan Dayot Upamecano ke Robert Lewandowski yang memanfaatkan umpan ke gawang kosong.
Pemain Bayern sempat protes keras kepada wasit, mengatakan bahwa Lopez mendorong Kim dalam proses terjadinya gol. VAR tidak menganggap bahwa kontak tersebut cukup untuk dianggap sebagai pelanggaran.
Akhirnya Barca meningkatkan intensitasnya melawan Bayern yang terkejut dan Raphinha menjaringkan tendangan melengkung brilian dari tepi kotak penalti. Setelah dia menerima umpan silang dari Marc Casadó sesaat sebelum turun minum.
Raphinha memastikan kemenangan Barca pada menit ke-56 dengan penyelesaian apik lewat serangan balik cepat lainnya.
Bayern yang tercengang saat penonton tuan rumah meneriakkan: Ole…ole untuk mengubah Stadion Olimpiade Barcelona menjadi arena adu banteng.
“Ini adalah malam yang sangat membahagiakan. Untuk pertandingan ini, apa yang telah kami lakukan sebagai sebuah tim,” ujar Raphinha dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Itu adalah hal yang paling penting bagi saya. Bisa menang seperti ini, di hadapan para penggemar kami, adalah hal yang istimewa,” tambahnya.
Saat ini Barca berada di posisi kesembilan dalam klasemen Liga Champions dengan enam poin dari tiga pertandingan. Dan Bayern berada di posisi ke-23 dengan tiga poin setelah kekalahan kedua berturut-turut.(maq)










