Bola  

Nasib Spalletti di Ujung Tanduk

Spalletti dalam jumpa pers. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Nasib pelatih Juventus, Luciano Spalletti, kini berada di ujung tanduk. Dua laga ke depan disebut-sebut akan menjadi penentu masa depannya di Turin.

Kemarahan manajamen Juventus dimantik oleh kekalahan menyakitkan dari Como yang diasuh Cesc Fabregas.

Bertandang pada Sabtu lalu, Juventus harus mengakui keunggulan Como dengan skor 2-0.

Hasil tersebut bukan sekadar kehilangan tiga poin, melainkan juga memperbesar tekanan terhadap Spalletti yang sejak awal musim dibebani target tinggi: membawa Si Nyonya Tua kembali ke Liga Champions.

BACA JUGA:  Delapan Raksasa Eropa Berebut Tanda Tangan Guehi, City Terdepan

Performa Juventus dalam laga itu dinilai jauh dari harapan. Lini serang tumpul, sementara pertahanan terlihat rapuh menghadapi tekanan tuan rumah.

Como tampil disiplin dan efektif memanfaatkan peluang, membuat Bianconeri pulang tanpa gol dan tanpa poin.

Kekalahan ini membuat posisi Juventus semakin rawan. Klub raksasa asal Turin tersebut kini tertahan di peringkat kelima klasemen Serie A, terpaut empat poin dari zona Liga Champions.

Dengan kompetisi yang kian memasuki fase krusial, margin kesalahan semakin tipis.

BACA JUGA:  Cole: Chelsea Itu Salah, Tuchel Adalah Manajer Top

Menurut MD, manajemen Juventus dikabarkan tidak akan bersabar terlalu lama. Dua laga berikutnya menjadi ujian akhir bagi Spalletti untuk membuktikan bahwa ia masih sosok yang tepat memimpin proyek kebangkitan klub.

Gagal meraih hasil maksimal, bukan tak mungkin kursi kepelatihan di Allianz Stadium akan berganti pemilik.

Tekanan kini sepenuhnya berada di pundak Spalletti. Ia tak hanya dituntut memperbaiki hasil. Tapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim dan keyakinan publik Turin bahwa Juventus masih layak bersaing di panggung tertinggi Eropa musim depan.(maq)