Bola  

Thomas Frank: Sepertinya Kami Dikutuk!

Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Musim baru, harapan baru? Tidak untuk Tottenham Hotspur. Alih-alih terbang tinggi, Spurs justru tenggelam dalam badai cedera dan kekalahan. Sang manajer, Thomas Frank, bahkan tak ragu melontarkan kata yang jarang terdengar di Premier League: kutukan.

“Sepertinya kami dikutuk atau semacamnya,” ujar Frank dengan nada frustrasi, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (24/1/2026).

Kalimat itu mencerminkan kondisi Spurs yang kian suram sejak awal musim. Hasil buruk terus menghantam, sementara ruang perawatan penuh oleh pemain-pemain penting. Tekanan pun menguat—bukan hanya pada skuad, tapi juga pada kursi kepelatihan Frank yang mulai goyah.

BACA JUGA:  Al Nassr Makin Digdaya di Liga Pro Arab

Daftar Korban Terus Bertambah

Petaka terbaru datang dari Mohamed Kudus. Gelandang serang itu mengalami cedera otot paha saat menghadapi Sunderland dan dipastikan menepi hingga April. Pukulan telak bagi lini depan Spurs.

Belum habis luka, Rodrigo Bentancur harus naik meja operasi akibat cedera hamstring yang dideritanya saat melawan Bournemouth. Absennya diperkirakan tiga bulan—kehilangan besar di jantung permainan.

Nasib serupa menimpa Richarlison. Cedera hamstring saat bentrok kontra Aston Villa di Piala FA membuat penyerang Brasil itu baru bisa kembali sekitar Maret.

Yang paling parah dialami Ben Davies. Bek senior Spurs itu kemungkinan tidak akan bermain lagi musim ini setelah mengalami patah pergelangan kaki akibat tekel Jarrod Bowen dalam laga melawan West Ham. Frank dengan nada geram menyebut tekel itu layak diganjar kartu merah.

BACA JUGA:  Alvarez Beri Signal, Messi Pindah ke City?

Sementara itu, kondisi Lucas Bergvall masih diselimuti tanda tanya. Klub belum memberikan estimasi resmi, namun kekhawatiran terbesar adalah absennya sang gelandang muda selama dua hingga tiga bulan, yang otomatis membuatnya melewatkan play-off Piala Dunia bersama Swedia pada Maret.

Frustrasi Tanpa Ujung

Frank tak bisa menyembunyikan keputusasaan melihat rentetan nasib buruk yang menimpa timnya.

BACA JUGA:  Tom Cleverley Resmi Tangani Plymouth Argyle

“Banyak cedera akibat benturan. Beberapa di antaranya benar-benar terasa seperti, ‘Bergvall, sial sekali itu?’ Dominic Solanke bahkan salah menendang bola di pramusim,” katanya, setengah mengeluh, setengah tak percaya.(maq)