Menang 1-0, Tapi Arsenal Kehilangan Bek Andalan

Pemain Arsenal Riccardo Calafiori cedera saat menjamu Shakhtar Donetsk. Foto: via ESPN

edisiana.com – Meskipun menang 1-0 atas Shakhtar Donetsk di Stadion Emirates, Arsenal kehilangan aset pemainnya. Mikel Arteta khawatir  Riccardo Calafiori bisa bermain melawan melawan Liverpool pada hari Minggu, akahir pekan nanti.

Calafiori tertatih-tatih keluar lapangan dalam laga Liga Champions menjamu  Shakhtar Donetsk di 18 menit menjelang akhir pertandingan. Karena terjatuh dengan posisi kaki kanannya.

Bek asal Italia, yang direkrut dari Bologna dengan harga £42 juta akan dinilai dalam beberapa hari mendatang. Namun Arteta mengakui tanda-tanda awal tidak menjanjikan.

“Dengan Riccy, ia harus keluar karena ia merasakan sesuatu. Saya tidak tahu sejauh mana hal itu terjadi, jadi dalam hal itu bukan berita bagus. Ia tidak bisa terus bermain, jadi sedikit mengkhawatirkan,” terang Arteta dikutip dari ESPN pada hari ini.

BACA JUGA:  Babak I: Leicester Versus Palace 0-0

Arteta juga belum bisa memastikan Bukayo Saka  untuk menghadapi pemimpin Liga Primer Liverpool akhir pekan ini.

Sebab ia berjuang melawan masalah hamstring sementara Martin Ødegaard  (pergelangan kaki) dan Jurriën Timber  (masalah otot) juga diragukan.

Dengan William Saliba yang diskors menyusul kartu merahnya di Bournemouth, Arteta bisa saja menggunakan gelandang Thomas Partey di bek kanan.

Yang penampilan yang kurang meyakinkan melawan Shakhtar di mana kiper Dmytro Riznyk mencetak gol bunuh diri pada menit ke-29 yang menentukan kemenangan timnya.

BACA JUGA:  Messi Dipastikan Raih Ballon d'Or Tahun Ini

“Saya sudah menduga akan terjadi sedikit penurunan. Dan fakta bahwa kami bermain sangat baik di babak pertama dan tidak mampu mengejar ketertinggalan dalam hal skor, saya rasa kami harus membayarnya,” jelas pelatih asal Spanyol itu.

Ben White digantikan pada babak pertama   untuk menghindari kartu merah keempat bagi timnya musim ini setelah bek tersebut menerima kartu kuning pada menit ke-34.

“Dia mendapat kartu kuning dan kami sudah cukup sering bermain dengan 10 pemain dalam beberapa periode terakhir. Mereka sangat kompak di sisi itu, banyak pemain di sisi itu, jadi saya tidak ingin mengambil risiko di sana,” tutup Arteta.(maq)