Bola  

Kemenangan MU Diperdebatkan, Gol Keempat Coventry Sah?

Hasil monitoring VAR ini masih diperdebatkan oleh pendukung Coventry City. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Kemenangan Manchester United terhadap Coventry City masih diperdebatkan sampai saat ini. Para penggemar menilai gol keempat tim Championship itu, sah karena Haji Wright onside.

Para penggemar mengklaim bahwa garis VAR ditarik ke kaki Aaron Wan-Bissaka bukan dari kaki Haji Wright yang dinilai wasit offside dalam kemenangan semifinal  Piala FA Manchester United atas Coventry City.

VAR memutuskan Wright berada dalam posisi offside setelah dia memberikan assist kepada Victor Torp pada menit ke-121 di Wembley, Ahad malam, 21 April.

BACA JUGA:  Pep: Manchester City Semakin Bagus

Coventry dalam pertandingan ini telah menyelesaikan comeback yang bagus. Bahkan mereka mengira sudah menang 4-3. Tapi gol Torp dianulir dilanjutkan adu penalti. Manchester United kemudian menang adu penalti 4-2.

Banyak yang merasa bahwa keputusan marjinal itu kejam dan menghancurkan salah satu momen Piala FA terhebat yang pernah ada. Sedangkan yang lain berpendapat bahwa VAR hanya melakukan tugasnya. 

Dan menjadi gol Torp itu menjadi perdebatan. Bahkan ada memperbesar momen ketika Wright dinyatakan offside dan percaya bahwa garis VAR yang menghukumnya dibuat di atas kaki Wan-Bissaka – bukan di ujung sepatunya.

BACA JUGA:  Gelandang Chelsea Terbang ke Madrid

Melansir Mail Sport bahwa keputusan offside itu benar. Sumber PGMOL tersebut menjelaskan bahwa garis tersebut tidak ditarik ke atas kaki Wan-Bissaka seperti yang berspekulasi oleh para komentator media sosial.

Kakinya yang dekat atau menginjak tanah mungkin memberikan kesan seperti itu. Garis VAR digambar pada bagian terdepan dari bek dan bagian terdepan dari penyerang yang dapat digunakan untuk mencetak gol.

BACA JUGA:  Pep: Kalau Mau Beli Silva, Datang ke Etihad, Barca!

Keputusan tersebut memiliki tingkat toleransi yang menguntungkan penyerang jika garisnya bersentuhan, yang memberikan sang penyerang keuntungan dari keraguan.(maq)