edisiana.com.- Valencia harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Villarreal di Stadion La Cerámica.
Sempat unggul lebih dulu, Los Che gagal mempertahankan keunggulan dan akhirnya menyerah setelah tuan rumah membalikkan keadaan demi menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.
Pertandingan pada Ahad malam itu berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Valencia membuka keunggulan pada menit ke-27 lewat eksekusi penalti yang tenang dari Largie Ramazani.
Penyerang asal Belgia itu melepaskan tendangan kaki kanan yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang, membuat kiper tak mampu menjangkaunya.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama.
Villarreal merespons dengan cepat melalui Santi Comesaña, yang mencetak gol penyeimbang dari jarak sangat dekat.
Sepakannya ke sudut kanan bawah gawang mengubah skor menjadi imbang dan membakar semangat tuan rumah.
Gol tersebut menjadi momentum bagi Villarreal untuk terus menekan.Nicolas Pépé sempat mengancam lewat sundulan keras, tetapi masih mampu diamankan kiper Valencia, Stole Dimitrievski.
Tak lama berselang, Santiago Mouriño juga mendapat peluang dari sudut sempit, namun kembali Dimitrievski tampil sigap menepis bola.
Sayangnya, ketangguhan sang penjaga gawang akhirnya runtuh. Villarreal mendapatkan penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang.
Pape Gueye yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik, membawa tuan rumah berbalik unggul.
Valencia berusaha keras mengejar ketertinggalan. Peluang emas didapatkan Umar Sadiq dari sisi kanan kotak enam yard.
Tetapi tembakannya berhasil digagalkan kiper Villarreal, Luiz Júnior. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tak berubah.
Kekalahan ini membuat Valencia tertahan di papan bawah klasemen, hanya terpaut dua poin dari zona degradasi.
Sementara itu, Villarreal sukses mengamankan tiga poin penting untuk menjaga posisi mereka di peringkat ketiga.(maq)










