Madrid Nabung Dulu untuk Beli Mbappe

592
Kylian Mbappe.

Bola, edisiana.comReal Madrid berencana membeli Kylian Mbappe.Tapi diperkirakan tahun depan. Selang waktu tersebut, Los Blancos pun mulai menabung.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti mengatakan perekrutan Kylian Mbappe sekarang ini bukan hanya diskusi di ruang ganti Real Madrid. Tapi sudah topik hangat manajemen.

Mbappe telah menjadi target jangka panjang Madrid. Namun Paris Saint-Germain (PSG) belum memberikan izin untuk pergi. PSG masih menahan Mbappe satu tahun lagi.

Sampai saat ini kabarnya pemain Timnas Prancis itu belum juga memperbarui kontrak yang memasuki tahun terakhir.

BACA JUGA:  PSG Siap Kontrak Marcus Rashford

Rencananya peluang bebas transfer itu akan dimanfaatkan Madrid untuk memboyongnya ke Spanyol.

Sambil menunggu Madrid tengah menambung. Mereka telah menjual Raphael Varane ke Manchester United. Lalu yang baru ini Martin Odegaard yang pindah ke Arsenal.

“Saya tidak tahu,” ujar Ancelotti saat menjawab pertanyaan wartawan terkait kepindahan Mbappe pada musim ini seperti dilansir ESPN pada Ahad, 22 Agustus 2021.

Menurutnya, dirinya tidak ada masalah bila Mbappe datang atau tidak pada bulan Agustus ini. “Karena saya memiliki skuat yang sangat bagus dan kuat. Saya senang dan senang melatih mereka, saya fokus pada itu,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Libas Liverpool 4-1, City Menjaga Asa Juara

Madrid pada musim kemarin gagal meraih gelar LaLiga. Madrid menempati posisi dua dengan beda dua poin di belakang juara Atletico Madrid. Madrid juga tersingkir di semifinal Liga Champions oleh pemenang akhirnya Chelsea.

Namun musim ini, kata Ancelotti bisa bersaing baik di LaLiga maupun di Liga Champions.

BACA JUGA:  Ten Hag Ingin Reuni dengan Hakim Ziyech

‚ÄúSkuad ini, sebagaimana adanya, dapat bersaing untuk segalanya. Kami memiliki bintang yang sangat besar di sini, saya tidak akan menyebutkan semuanya, tetapi ada banyak pemain top,” tambah Ancelotti.

Mereka di antaranya Thibaut Courtois , Carvajal , Nacho , Alaba, Karim Benzema, Gareth Bale , dan Eden Hazard.

“Skuad ini penuh dengan bintang. Bintang-bintang itu harus bekerja sama. Bintang itu sendiri hanyalah bintang. Bintang yang mampu bekerja untuk orang lain adalah bintang yang memenangkan trofi,” tutupnya.(maq)

BAGIKAN